Angkot di Jakarta Full Music, Angkot di Kab Bandung Ini Lain Cerita. Nah!

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Angkot-angkot di Jakarta tampaknya perlu belajar dari sosok Piyan Sopiyan. Supir angkot yang biasa narik di trayek kabupaten Bandung ini punya ide brilian untuk mengemas kendaraannya punya nilai pendidikan bagi para penumpangnya.

Jika angkot dipenuhi musik sudahlah biasa, apalagi ditempeli stiker dimana-mana, angkot Kang Piyan tersebut malah memenuhi buku-buku ringan yang mendidik yang siap dibaca selama dua jam perjalanan dari Kabupaten Bandung ke kota.

Kang Piyan mengaku hal itu dilakukan lantaran untuk membantu istrinya, Elis Ratna membangun perpustakaan keliling, yang biasa dioperasikan dengan menggunakan motor kepada anak-anak di daerah sekitar.

Untuk memudahkan operasional perpustakaan keliling tersebut, Kang Piyan pun juga memasang rak sederhana di bagain belakang angkot. Ragam bukunya bertema ringan: mulai dari cerita dongeng hingga buku novel Islami, seperti “Ayat-Ayat Cinta”.

“Idenya dari keprihatian pribadi. Dulu kan saya sekolah kurang dana, saya gak mau orang mengalami seperti saya. Pendidikan itu menuntaskan semua masalah kehidupan,” kata Elis sebagaimana dikutip dari laman BBC, Selasa (18/10).

Elis dan Kang Piyan menilai banyak yang mencibir atas usahanya ini. Namun tak jarang pula banyak yang menyambut positif dari para penumpang.

“Kalau bapak-bapak suka buku kepribadian, kalau ibu-ibu banyak mau buku resep zaman sekarang,” kata Elis yang keseharian menjadi pegawai perpustakaan di SDN Cisalak, Kab Bandung, ini.

Elis mengatakan banyak mimpi yang ingin dia capai termasuk menyediakan perpustakaan sendiri di dekat rumahnya.

“Banyak anak-anak kampung yang mungkin potensinya lebih baik dari orang kota. Anak-anak di sini butuh (buku-buku dan pendidikan). Saya hanya menanamkan (ajaran) bahwa pendidikan hak segala bangsa. Walau saya bukan guru, minimal dengan membaca, mereka bisa melangkah mandiri,” katanya.

Leave a Reply