SuaraJakartaCo– Kepolisian menutup sementara Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, menyusul aksi unjuk rasa yang digelar massa ojek online (ojol) di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Rabu siang.
Penutupan dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan aksi demonstrasi yang digelar Perhimpunan Ojek Online Indonesia. Arus lalu lintas dialihkan dari dua arah, baik dari kawasan Patung Kuda menuju MH Thamrin maupun dari arah Tugu Tani.
Pantauan di lapangan sekitar pukul 11.50 WIB, ratusan pengemudi ojol bergerak dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Kedubes AS dengan pengawalan aparat. Massa membawa atribut organisasi serta menggunakan satu unit mobil komando untuk menyampaikan orasi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mengatakan, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh 1.541 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta polsek jajaran.
“Kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum tetap terlindungi, sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan di ruang publik,” kata Reynold dalam keterangannya.
Ia menegaskan seluruh personel yang diterjunkan tidak dibekali senjata api dan diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis serta persuasif selama pengamanan berlangsung.
Selain kepolisian, petugas dari Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja juga disiagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas serta memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi aksi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Kedubes AS terpantau kondusif, sementara pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas di kawasan Medan Merdeka Selatan dan sekitarnya.

