SuaraJakartaCo— Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 8–14 November 2025 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten.

Forum nasional tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi serta merumuskan arah gerakan mahasiswa Indonesia ke depan.

Rakernas diikuti oleh sekitar 150 hingga 200 Badan Eksekutif Mahasiswa dari 15 wilayah BEM SI di seluruh Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antarmahasiswa lintas daerah.

Wakil Presiden BEM Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta, Suci Indah Lestari, menyampaikan bahwa persiapan Rakernas telah dilakukan secara matang sejak Untirta ditetapkan sebagai tuan rumah melalui Musyawarah Wilayah BEM SI Kerakyatan.

“Persiapan mencakup aspek teknis, pelaksanaan opening ceremony, penginapan, hingga akomodasi peserta. Kami bersyukur pihak kampus memberikan dukungan yang sangat baik terhadap kegiatan ini,” kata Suci dalam pernyataan pers, Selasa (6/1/2026).

Ia menuturkan, suksesnya Rakernas memiliki makna tersendiri bagi Untirta, tidak hanya sebagai ajang pengenalan kampus di tingkat nasional, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab menjaga marwah institusi pendidikan tinggi.

“Forum ini dihadiri BEM dari seluruh Indonesia, tentu menjadi tantangan bagi kami untuk memberikan kesan terbaik sekaligus menjaga nama baik kampus,” ujarnya.

Suci mengakui adanya sejumlah kendala teknis selama pelaksanaan, seperti keterlambatan waktu akibat padatnya mobilisasi peserta serta keterbatasan armada transportasi.

“Hal tersebut bukan kesalahan, melainkan tantangan dalam mengatur mobilisasi peserta yang jumlahnya cukup besar dengan keterbatasan yang ada,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, Muhammad Rizwandi, menilai pelaksanaan Rakernas BEM SI di Untirta berjalan dengan baik dan lancar.

“Dari hari pertama hingga terakhir, penyambutan dan pelayanan panitia sangat baik. Meski terdapat kendala kecil, kegiatan tetap berjalan sesuai dengan rundown,” kata Rizwandi.

Ia menegaskan bahwa Rakernas bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat silaturahmi, menjaga marwah gerakan mahasiswa, serta memetakan eskalasi gerakan yang lebih terarah dan berkarakter.

Menurut Rizwandi, Rakernas BEM SI juga menjadi wadah penting dalam melahirkan gagasan dan pemikiran baru yang kritis sekaligus solutif dalam menjawab persoalan bangsa.

“Harapannya, BEM SI terus menjadi ruang aspirasi mahasiswa se-Indonesia dan melahirkan pemikir-pemikir muda yang mampu memberikan solusi bagi masa depan bangsa,” ujarnya.

Ia menutup dengan harapan agar BEM SI dapat menjadi ruang intelektual bersama bagi generasi muda untuk menyuarakan kepentingan rakyat secara konstruktif dan berkelanjutan.

Related Articles

Latest Articles