Anis Matta: Partai Gelora Siap Ikuti Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2024

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan, siap mengikuti verifikasi partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 saat pendaftaran dibuka pada Agustus 2022 mendatang.

“Jadi selama bulan ramadan kemarin, kita sepakat seluruh daerah fokus persiapan verifikasi partai politik. Dan kerja-kerja persiapan ini selesai akhir bulan Mei ini,” kata Anis Matta, Ketua Umum Partai Gelora saat Halalbihalal fungsionaris DPN Partai Gelora di bilangan Ciganjur, Jakarta Selata, Selasa (10/5/2022) petang.

Halalbihalal ini antara lain dihadiri Wakil Ketua Umum Partai Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik, Bendahara Umum Achmad Rilyadi dan para ketua bidang DPN Partai Gelora dan lain-lain.

Menurut Anis Matta, saat ini Partai Gelora sedang mengejar penyelesaian persiapan verifikasi parpol, sehingga saat pembukaan pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 pada Agustus 2022 sudah tidak terkendala persyaratan, karena semuanya telah dipersiapkan dan dipenuhi.

“Kita sengaja mengejar, selesaikan persiapannya terlebih dahulu sebelum pendaftaran. Dengan demikian kita punya kesempatan banyak untuk melakukan konsolidasi dan penggalangan pemenangan Pemilu 2024,” katanya.

Partai Gelora, kata Anis Matta, selama ramadan tahun ini mendapatkan energi dan tenaga lebih besar untuk lebih keras lagi menyelesaikan persiapan verifikasi parpol.

BACA JUGA  LP2AD Kritisi Kebijakan Anies-Sandi Terkait Penataan PKL

“Salah satu pelajaran yang paling penting selama ramadan adalah bahwa Allah SWT mengajar kita untuk sampai ke suatu tujuan dengan sesedikit mungkin kesalahan,” katanya.

Anis juga menyampaikan saran kepada kader partai untuk lebih percaya diri dalam menghadapi pemilu 2024 nanti. Ia mengisahkan Raja Thalut yang mengalahkan Jalut hanya dengan 4 ribu pasukan dari 80 ribu pasukan dalam kisah Nabi Daud juga menjadi inspirasi bagi Partai Gelora dalam penyelesaian persiapan verifikasi parpol.

BACA JUGA  LP2AD Kritisi Kebijakan Anies-Sandi Terkait Penataan PKL

“Saya mengulangi cerita ini terus agar jangan merasa tidak percaya diri untuk menang. Begitu kepercayaan diri hilang, maka daya tahan juga akan hilang. Kalau daya tahan sudah hilang, tidak ada yang bisa kita raih dalam kehidupan,” katanya.

Sebagai parpol, Anis mengingatkan bahwa Partai Gelora akan melalui tiga etape ujian. Etape ujian pertama sudah berhasil dilalui Partai Gelora berkat berkah dari pandemi Covid-19. Etape ujian kedua adalah verifikasi parpol pendaftaran peserta Pemilu 2024 oleh KPU pada Agustus 2022.

“Kita terdaftar sebagai parpol di Kemenkumham secara online, diverifikasi secara online dan diverfikasi secara online. Berkah betul, ini pertanda baik, walaupun ada corona,” ujar Anis.

BACA JUGA  Sekjen Partai Gelora Minta Konflik Rusia-Ukraina Tidak Dijadikan Alasan untuk Tunda Pemilu 2024

“Persiapan temen-temen di daerah sudah mendekati final. Kita mendahului jadwal ini supaya saat hari H-nya datang kita bisa gunakan waktunya untuk agenda lain, konsolidasi dan pemenangan Pemilu 2024,” tambahnya.

Sementara etape ketiga adalah ujian yang sebenarnya bagi Partai Gelora, yaitu ikut serta dalam pesta demokrasi untuk pertama kalinya yang digelar 14 Februari 2024 mendatang.

“Kita akan menciptakan sejarah politik di Indonesia dalam Pemilu 2024, karena banyak orang di luar ragu, apakah Partai Gelora lolos parlementary thershold, sekedar lolos atau lolos sedikit di atas thershold. Insya Allah kita akan melampaui perbincangan orang,” ucap Anis.

BACA JUGA  Bina Marga Jakpus Lakukan Penyekrepan Jalan Kemayoran Gempol

Anis Matta berkeyakinan kehadiran Partai Gelora ditakdirkan menjadi solusi untuk mengatasi krisis sistemik saat ini. Tidak hanya itu, partai besutannya bisa menjadi navigator baru bangsa Indonesia di tengah krisis yang sedang kita hadapi sekarang.

“Sebab, yang berhasil secara defacto, tentu mampu menunjukkan kekuatannya, dialah yang akan berkesempatan memimpin. Allah SWT telah memberikan kerajaan dan kebijaksanaan kepada Nabi Daud AS. Jadi ada sebuah alasan spritual, emosional, intekektual dan alasan fisik persiapan pemilu. Mudah-mudahan ada catatan sejarah baru dalam Pemilu 2024,” tutup Anis.[***]

Related Articles

Latest Articles