120 Rumah Warga Terancam Digusur

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Sebanyak 120 bangunan rumah di Menteng, Jakarta Pusat, akan tergusur oleh proyek pembangunan Double Track KRL Manggarai – Cikarang. Pasalnya, ratusan bangunan rumah tinggal tersebut berdiri di atas tanah negara.

Meski begitu, warga menginginkan pihak Pemerintah memberikan ganti rugi, sebelum melakukan pembongkaran.

Lurah Menteng, Agus Sulaeman ketika dihubungi mengatakan, dampak dari pembangunan proyek double track tersebut, yakni sebanyak 120 bangunan rumah tinggal yang terletak di tiga RW diantaranya RW 01, 08 dan 09.

“Mengenai proyek tersebut, pihak PT. KAI, sejauh ini masih melakukan tahapan sosialisasi kepada warga,” ucapnya.

BACA JUGA  12 Tahun Tak Pernah Dikuras, Saluran Air Di Kepu Timur Dipenuhi Lumpur Dan Sampah

Mantan Sekel Kartini ini menambahkan, pihaknya menyerahkan langsung kepada PT KAI. “Kelurahan setempat sifatnya hanya menjembatani, biar nanti warga dan pihak PT KAI yang bernegoisasi untuk ganti rugi tempat tinggalnya yang akan digusur,” terangnya.

BACA JUGA  BNN Razia Penghuni Rumah Kos Di Jakarta Pusat

“Memang tanah ini milik PT. Kereta Api Indonesia, tapi warga yang menempati bangunan ini sejak puluhan tahun lalu. Selain itu beberapa rumah yang ditempati warga, ada yang bersertifikat,” terang Mamat, warga setempat, Selasa (11/04/2017) sore. (Van)

Related Articles

BACA JUGA  DPRD DKI Dukung Program Maghrib Mengaji oleh Gubernur Anies

Sosialisasikan Anies Baswedan, Relawan ANIES di Gorontalo Gelar Jumat Berkah

Latest Articles