Strategi Liburan Lebaran Tanpa Hutang

SuaraJakarta.co – Lebaran sekaligus liburan. Pengeluaran di pekan lebaran akan membengkak. Banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, hingga yang tidak dibutuhkanpun dibeli. Karena gengsi tingkat tinggi, alhasil penghasilan suami pun tak mencukupi. Jadilah sang istri pinjam sana-sini.

Tetangga atau teman pergi wisata. Anda pun tak mau ketinggalan hura-hura. Katanya mumpung liburan, sampai-sampai tabungan dihambur-hamburkan.

Lebaran telah pergi. Ternyata hutang numpuk sana-sini. Kepala pusing dirasakan suami, si istri malah enak-enak minta uang lagi.

Untuk mengantisipasi kerugian usai lebaran, butuh strategi untuk mengatur anggaran liburan.

Konsultan keluarga sehjahtera Junaedi Mujaddid Lathiif menyarankan agar setiap manager keluarga melakukan beberapa hal berikut ini,

BACA JUGA  Mau Jadi Pasangan Bahagia, Lakukan Hubungan Seksual Sesering Mungkin

1. Sebelum liburan, anda harus menyiapkan anggaran, bukan dari pinjaman.

BACA JUGA  Tips Jitu Puasa Tanpa Rasa Haus, Jarang Diketahui Banyak Orang Karena Caranya Sederhana Banget

2. Perencanaan liburan harus disesuaikan dengan kemampuan.

3. Pilih alternatif tempat liburan atau berwisata yang tidak memakan anggaran terlalu besar.

4. Sebaiknya, anggaran untuk keperluan liburan bukan diambil dari anggaran kebtuhan harian/bulanan/untuk bayar cicilan.

5. Mencari paket liburan dengan keluarga besar. Selain hemat, juga akan membahagiakan keluarga. Hemat karena bisa patungan.

Related Articles

BACA JUGA  Sepi Jalanan, Terhitung Mulai 11 Hingga 20 Juni, Peraturan Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan

Anies Baswedan Jadi Pesaing Berat Prabowo di Pilpres 2024

Latest Articles