SuaraJakartaCo, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai ajang Soekarno Run Runniversary 2026 bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan memiliki dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Rano saat menghadiri konferensi pers Soekarno Run Runniversary 2026 yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
Menurut Rano, kegiatan olahraga publik seperti Soekarno Run dapat menjadi sarana efektif untuk membangun kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat perkotaan.
“Olahraga publik seperti Soekarno Run tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan solidaritas sosial masyarakat,” ujar Rano.
Rano menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh pelaksanaan Soekarno Run Runniversary 2026 karena dinilai sejalan dengan upaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat karakter masyarakat Jakarta.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem olahraga publik yang berkelanjutan.
“Ini adalah contoh kolaborasi positif yang mendorong Jakarta menjadi kota yang sehat dan berdaya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Rano berharap Soekarno Run dapat berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan, tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan.
“Harapannya, Soekarno Run bisa terus tumbuh menjadi gerakan bersama untuk hidup sehat, peduli lingkungan, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Indonesia,” katanya.
Sebagai informasi, Soekarno Run Runniversary 2026 akan digelar pada 15 Februari 2026 di Parkir Timur Gelora Bung Karno. Ajang lari ini menghadirkan kategori 5K dan 10K, dengan konsep lari merakyat yang mengusung tema kebangsaan.
Selain biaya pendaftaran yang terjangkau, panitia juga menyiapkan apresiasi bagi 53 finisher tercepat serta beasiswa bagi pelajar, sebagai bagian dari komitmen sosial kegiatan tersebut.

