SuaraJakartaCo, Jakarta – Di tengah ketatnya persaingan media digital, Radiobola.co.id dan Terminalnews.co memilih jalan sunyi. Tanpa gaduh, tanpa blok politik, dua media ini menandai usia dua tahun dengan satu kata kunci: konsistensi.
Perayaan ulang tahun ke-2 Radiobola.co.id dan Terminalnews.co digelar di Wisma Kandang Ayam, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Minggu (1/2/2026). Acara sederhana itu menjadi penanda perjalanan dua media digital yang tumbuh dari semangat independen.
Radiobola.co.id dikenal sebagai media olahraga berbasis radio digital dengan fokus utama pada sepak bola. Media ini didirikan oleh wartawan olahraga senior Erwiyantoro, yang akrab disapa Mbah Cocomeo.
“Radiobola bisa didengar dari Sabang sampai Merauke. Pendengarnya juga sudah sampai Malaysia, Eropa, hingga Arab Saudi,” kata Cocomeo dalam keterangannya.
Berbekal pengalaman panjang di dunia jurnalistik olahraga, Cocomeo mengusung konsep radio yang fleksibel dan relevan dengan gaya hidup pendengar masa kini. Konten Radiobola dirancang agar bisa dinikmati sambil bekerja, berkendara, hingga bersantai.
“Radio itu fleksibel. Orang kerja sambil dengar radio aman-aman saja. Tapi kalau sambil nonton video, itu lain cerita,” ujarnya berseloroh.
Tak hanya menyajikan informasi olahraga, Radiobola juga membuka ruang kolaborasi. Mulai dari program diskusi sepak bola, bincang tokoh olahraga, hingga hiburan musik yang dikemas ringan.
“Siapa pun bisa bergabung. Mau bikin program, ngobrol bola, atau sekadar menikmati musik, Radiobola terbuka,” tambahnya.
Sementara itu, Terminalnews.co hadir sebagai media berita yang mengulas isu nasional, olahraga, dan cerita-cerita Indonesia dari sudut pandang berbeda. Dalam dua tahun perjalanannya, Terminalnews memilih tetap berdiri independen tanpa terjebak polarisasi.
Perayaan dua tahun ini bukan sekadar selebrasi usia, melainkan penegasan bahwa media independen masih punya ruang tumbuh—asal konsisten, jujur, dan dekat dengan pembacanya.

