Pemprov DKI Gelar Festival Lampion dan Barongsai Sambut Imlek 2026

SuaraJakartaCo, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rangkaian kegiatan budaya untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Imlek 2026. Sejumlah titik di Ibu Kota akan menjadi pusat perayaan, mulai dari festival lampion hingga pertunjukan barongsai di kawasan strategis.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, persiapan perayaan Imlek tahun ini telah dibahas bersama pemerintah pusat dan disepakati akan digelar secara terbuka untuk masyarakat.

“Pemerintah pusat dan Pemprov DKI sudah melakukan rapat koordinasi. Beberapa kegiatan telah disepakati, termasuk penyelenggaraan acara di Lapangan Banteng,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Selain Lapangan Banteng, Pemprov DKI juga menyiapkan atraksi barongsai di sejumlah kawasan protokol. Koridor Sudirman–Thamrin menjadi salah satu lokasi yang direncanakan menampilkan pertunjukan budaya tersebut guna menambah semarak suasana perayaan.

Pramono menyebutkan, nuansa Imlek juga mulai terlihat di sejumlah kawasan bisnis dengan pemasangan lampion dan ornamen khas, terutama di area pusat perkantoran dan pusat perbelanjaan.

“Beberapa gedung sudah mulai memasang lampion, terutama di kawasan Sudirman dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Pramono, konsep perayaan Imlek 2026 dirancang lebih meriah dan penuh warna, sejalan dengan upaya Pemprov DKI menghadirkan ruang perayaan budaya yang inklusif, sebagaimana yang telah dilakukan saat perayaan Natal sebelumnya.

“Prinsipnya, kami ingin suasananya lebih colorful dan meriah. Perayaan Imlek ini akan berlangsung hingga 17 Februari. Setelah itu, mulai 18 Februari, Jakarta akan beralih pada suasana menyambut bulan puasa hingga Idul Fitri,” katanya.

Ia menambahkan, selama periode menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemprov DKI juga berencana memberikan insentif pajak kepada pusat perbelanjaan yang menggelar program diskon untuk masyarakat.

“Kami berharap kebijakan ini bisa mendorong aktivitas ekonomi sekaligus membuat belanja di Jakarta lebih terjangkau,” ujarnya.

Pemprov DKI menilai rangkaian perayaan lintas momen tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang menjunjung keberagaman budaya dan menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Related Articles

Latest Articles