SuaraJakartaCo – Sebuah langkah baru ditandai oleh Ayam Gepuk Pak Gembus melalui peluncuran konsep premium bertajuk Pak Gembus Signature yang resmi dibuka di Bintaro, Jakarta Selatan. Kehadiran outlet ini bukan sekadar perluasan bisnis, tetapi juga upaya brand lokal untuk naik kelas dan membentuk pengalaman kuliner yang lebih modern bagi masyarakat urban.
Founder Ayam Gepuk Pak Gembus, Rido Nunu Adityawan, menjelaskan konsep Signature dirancang sebagai lini tertinggi dalam keluarga brand tersebut. Menu, ukuran ayam, hingga tata ruang disiapkan berbeda dari cabang reguler untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih nyaman dan berstandar tinggi.
“Dengan Signature, kami ingin menunjukkan bahwa brand lokal punya kapasitas untuk bersaing dalam industri kuliner yang dipenuhi pemain global,” ujar Rido.
Visi Lima Tahun: 320 Cabang dan Perluasan Jaringan
Dalam pengembangannya, perusahaan menyusun target ambisius dengan membangun 320 cabang Signature hingga 2031. Rencana ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Mr. Lai, CEO Gembus Flavor International, yang turut mendukung penyusunan strategi ekspansi.
Rido mengatakan bahwa sebagian besar gerai Signature akan dibuka di luar area pusat perbelanjaan agar fleksibel beroperasi hingga 24 jam. Langkah ini dipilih untuk memberi ruang penjualan lebih luas, sejalan dengan kebiasaan konsumsi masyarakat urban.
Langkah Regional: Menyasar Asia Tenggara Mulai 2026
Pada Maret 2026, perusahaan akan membentuk IP company di Singapura sebagai pusat ekspansi menuju pasar Asia Tenggara. Negara yang menjadi sasaran berikutnya meliputi Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Hong Kong, hingga Brunei Darussalam.
“Tujuan akhirnya adalah menjadikan brand kuliner Indonesia lebih dikenal di kawasan internasional,” ujar Rido.
Pengalaman Ekspansi Malaysia Jadi Bekal
Pak Gembus bukan nama baru di pasar luar negeri. Sejak 2017, brand ini sudah hadir di Malaysia melalui cabang pertama di Gombak. Dari outlet sederhana, jaringan tersebut berkembang hingga puluhan gerai dan ditargetkan mencapai 250 cabang pada 2026. Konsep Express/Spotless yang diterapkan di Malaysia akan menjadi salah satu model pengembangan di Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Harapan untuk Dukungan Pemerintah
Dalam kesempatan tersebut, Rido juga menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah agar brand kuliner lokal semakin kuat. Ia mengakui telah menjalin komunikasi dengan Menteri Pertanian terkait pasokan bahan baku, terutama kebutuhan ayam.
Acara Grand Opening turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya CEO Gembus Flavor International Mr. Lai, Direktur Bina Usaha Kementerian Perdagangan RI Septo Supriyanto, serta Camat Pesanggrahan Angga, bersama jajaran direksi dan tamu undangan lainnya.

