SuaraJakarta.Co – Kratingdaeng resmi menyatukan dua varian produknya—botol kaca dan kaleng Red Bull Gold—ke dalam satu identitas merek: Kratingdaeng. Penyatuan ini diumumkan dalam peluncuran kampanye bertajuk “Satu Energi, Satu Semangat” yang digelar meriah di Sarinah Thamrin, Jakarta, Minggu (3/8/2025).
Sejak pagi hingga malam, ribuan pengunjung ikut dalam berbagai rangkaian acara interaktif, mulai dari parade olahraga, instalasi seni, hingga penampilan Band Perunggu di panggung utama. Kampanye ini menandai langkah besar Kratingdaeng menyapa generasi muda dengan pendekatan yang lebih relevan, emosional, dan energik.
Selama ini, Kratingdaeng hadir dalam dua bentuk kemasan: botol kaca yang dikenal sejak 1991, dan kaleng emas (Red Bull Gold Can) yang muncul sejak 2018. Namun, banyak konsumen masih bingung apakah keduanya berasal dari satu merek.
“Selama ini kami memisahkan arah komunikasinya. Sekarang kami satukan di bawah satu nama: Kratingdaeng. Supaya konsumen tidak bingung lagi,” ujar Winny Irawati, Head of Marketing PT Aktif Energi, dalam sesi media briefing.
Winny menjelaskan, keputusan ini diambil setelah riset dan persiapan selama dua tahun. Nama Kratingdaeng dipilih karena sudah kuat dan melekat di pasar Indonesia yang telah digarap selama lebih dari 30 tahun.
Kampanye Satu Energi, Satu Semangat tak hanya menyorot sisi fisik, tapi juga mendukung semangat emosional anak muda. Kratingdaeng ingin menjadi teman seperjalanan generasi produktif, yang kini hidup di era tanpa jeda.
“Target utama kami usia 18 tahun ke atas—mahasiswa, pekerja, entrepreneur—yang butuh dorongan energi di tengah ritme hidup yang cepat,” jelas Winny.
Acara peluncuran dimulai dengan parade Pedal a Padel, lapangan padel mini pertama di Indonesia yang digerakkan dengan sepeda, dari Mal Agora ke Sarinah. Di lokasi, pengunjung disambut berbagai zona interaktif seperti Basket Halfcourt Challenge, Beatbox Battle, Patch Your Dream, hingga booth edukatif Myth-Xologist Station.
Atraksi lain yang menyedot perhatian adalah Celebrity Match, di mana Al Ghazali, Omar Daniel, dan Pasmingbased ikut bermain padel dan basket bersama pengunjung. Malam ditutup dengan penampilan Band Perunggu yang dikenal lewat lagu-lagu bertema realitas pekerja muda urban.
Kratingdaeng juga menggandeng seniman visual Muklay dalam proyek seni publik Wall of Art: Satu Energi, Satu Semangat. Pengunjung ikut mewarnai mural raksasa bersama karakter Si Jabrik. Merchandise edisi khusus seperti kaos, tote bag, dan scarf bertema Muklay juga diluncurkan sebagai bagian dari kampanye.
Meski pangsa pasar minuman energi cair di Indonesia masih kecil dibanding teh atau kopi, Kratingdaeng tetap menjadi market leader dan fokus pada produk inti mereka.
“Kemasan botol kami diproduksi di Indonesia sejak 1996. Kaleng masih impor dari Thailand untuk jaga kualitas global. Tapi kami optimis dengan pertumbuhan pasar,” kata Winny.
Dengan penyatuan identitas merek dan kampanye baru ini, Kratingdaeng mempertegas komitmennya sebagai penyedia energi yang relevan bagi generasi masa kini.

