Ketabahan Perempuan Saat Disiksa Pasangannya

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Saat pacaran atau menikah, tak jarang pihak perempuan mendapat perlakuan kasar dari pasangan atau suaminya. Mulai dari kekerasan fisik hingga kekerasan psikis.

Hebatnya, para perempuan selalu tabah dan sabar. Ada alasan apa di balik ketabahan perempuan dalam menghadapi kekerasan dari pasangannya?

Beberapa penyebab perempuan menerima kekerasan yang dilakukan oleh pasangannya, antara lain:

Perempuan memiliki keyakinan bahwa kekerasan yang dilakukan oleh pasangannya merupakan hal yang wajar.

Perempuan mempersepsi bahwa lebih baik memiliki pasangan yang sesekali melakukan kekerasan daripada tidak memiliki pasangan sama sekali.

Perempuan takut apabila dilawan, pasanganya akan semakin brutal.

BACA JUGA  Rayakan Libur Lebaran di Bioskop, Telkomsel Ajak Pelanggan Nonton Bareng dan Jumpa Artis Pemain Film Surat Kecil Untuk Tuhan

Perempuan berharap pada suatu hari nanti psangannya akan berubah.

BACA JUGA  Pertanyaan Ini Sering Muncul Saat Mudik Lebaran yang Kadang Dinilai Sensitif

Perempuan mempersepsi bahwa kekerasan akan lenyap apabila sudah memiliki anak.

Perempuan yang sudah memiliki anak biasanya rela bertahan demi anaknya.

Walau bagaimana pun, seorang perempuan harus mendapat perhatian dan penjagaan. Sebagai seorang suami, layaknya harus bertanggung jawab atas kebahagiaan pasangannya. (JML)

Related Articles

BACA JUGA  Terjemahan Kode-kode Sang Istri

Kemenag Tetapkan Idul Adha 1443 H Jatuh pada 10 Juli 2022

Latest Articles