SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Mau Belajar Bisnis? Ketahuilah Ciri Bisnis Yang Buruk Agar Anda Menjadi Sukses

Ilustrasi. (Foto: IST)

SuaraJakarta.co – Membangun bisnis tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bisnis orang lain yang terlihat sukses saat ini, ternyata harus jatuh bangun dalam prosesnya.

Bagi anda yang sedang merintis usaha atau bisnis, ada baiknya belajar dari para orang-orang yang sudah sukses. Pasalnya kesuksesan orang lain bisa ditiru caranya (copy paste).

Menurut seorang pebisnis yang sukses, Fitra Jaya Saleh, ada beberapa kriteria bisnis yang dikategorikan buruk. Diantaranya;

1.Teamnya masih jadi pesuruh,tidak ada inisiatif.

Dalam sebuah organisasi bisnis yang sehat dan produktif, karyawan atau tim sudah memiliki inisiatif tinggi, bukan lagi jadi pesuruh.

2.Keuangan tidak jelas

Ciri-ciri bisnis yang sedang menuju kehancuran adalah tidak adanya catatan keuangan yang jelas. Sehingga kerugian tidak akan terselesaikan. Kemudian akan menjadi gulung tikar.

3.Tidak tahu berapa margin/laba yang sesungguhnya

Seharusnya pebisnis yang baik cerdas dalam mengetahui berapa keuntungan atau margin atau laba dalam bisnis yang sedang dijalaninya. Pasalnya laba merupakan hal penting dari hasil bisnis.

4.Tidak bisa ditinggal bos

Bisnis yang baik adalah sudah memilili sistem. Tanpa bos, sistem dan timnya bisa berjalan sendiri. Jika masih dalam genggaman bos, berarti bisnis itu belum mandiri. Kemungkinan, akan terjadi kehancuran jika ditinggal bos.

5.Family Business

Sifat keluarga adalah kasih sayang, bukan profesional. Rata-rata bisnis yang dibangun bersama keluarga. Akan terjadi rentan konflik, karena tidak profesional. Merasa seenak pribadi. Padahal, bisnis itu soal uang dan kinerja. Jika kinerjanya baik, maka penghasilannya pun meningkat.

BACA JUGA  Tugas Siapa Melakukan Promosi Melalui Social Media?

6.Tidak ada standar dalam bekerja

Bekerja seharusnya memiliki Standar operasional Prosedur (SOP). SOP berfungsi untuk bahan evaluasi peningkatan kinerja. SOP juga digunakan sebagai bahan acuan dalam sistem kerja.

Semoga bermanfaat. Silakan dishare agar memberikan manfaat lebih banyak lagi.

Related Posts

Leave a Reply