SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Sepeda Motor Matic Harus Ektra Perawatan Saat Musim Hujan, 7 Cara Sepele Ini Akan Menjadikan Motor Kamu Selalu Prima

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Setiap orang hampir memiliki sepeda motor. Bahkan dalam satu rumah terdapat beberapa sepeda motor. Itu artinya sepeda motor sudah seperti kaki bagi para pemiliknya yang  dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. Untuk itu, perawatan kendaraan seperti sepeda motor tetap harus dilakukan.

Disaat musim hujan, sepeda motor butuh perawatan ekstra. Hal ini dilakukan agar kondisi motor tetap mumpuni dan nyaman ketika digunakan.

Bagi kamu pengguna sepeda motor matic, kamu wajib tahu hal sepele ini namun penting dilakukan agar sepeda motor kamu selalu dalam kondisi baik.

1. Cuci Motor

Jika digunakan saat turun hujan, ketika sampai di rumah segera cuci sepeda motor. Hal ini karena air hujan memiliki kandungan zat asam yang cukup tinggi.

Jika didiamkan, air hujan yang menempel bisa merusak warna cat hingga terlihat pudar. Cuci seluruh bodi motor dan juga bagian-bagian penting lainnya.

Selain itu, fungsi mencuci motor setelah hujan untuk mencegah timbulnya karat pada bagian-bagian tertentu pada sepeda motor.

Setelah dicuci, segera keringkan dan simpan di tempat yang aman dan bebas air.

2. Cek Kondisi Busi

Busi merupakan jantung dari sepeda motor. Usai mencuci motor, buka karet penutup busi untuk melihat apakah kemasukan air atau tidak.

Jika basah, keringkan busi dengan kain. Agar proses pengapian kembali lancar, ada baiknya busi dibersihkan juga.

3. Lakukan servis berkala

Servis berkala akan menjaga kondisi mesin motor tetap prima. Untuk itu, kamu harus perhatikan hal-hal yang perlu diganti. Misalnya oli, angin, kampas, dan lain sebagainya.

4. Periksa ban secara rutin sebelum berangkat

Bagi para pengendara sepeda motor, jika arikan terasa berat, biasanya tekanan angin pada ban kurang. Hal ini membuat usia ban menjadi cepat tipis dan gundul. Apalagi di saat musim hujan, akan membahayakan.

BACA JUGA  Pebalap Honda Indonesia Kuasai Podium Tertinggi di Asia Dream Cup

5. Cek Knalpot

Bila motor menerabas genangan air tinggi, ada kotoran bahkan air yang ikut masuk ke dalam knalpot. Jika air yang masuk cukup banyak, segera cek oli motor di bengkel terdekat.

Hal ini mengetahui apakah air masuk ke ruang pembakaran, karena bisa berpeluang merusak mesin. Bila mesin kemasukan air segera ganti oli dengan yang baru.

6. Cek Kampas Rem

Kampas rem terbuat dari asbes. Jika terkena air, kondisi kampas rem akan menggelembung dan mengeras ketika kering.

Usai mencuci motor, ada baiknya menginjak pedal rem agar kampas rem cepat kering. Hal ini untuk menghindari pengerasan saat pedal rem di injak dan rem tak berdecit.

Untuk rem cakram, yang perlu dilakukan hanya cukup membersihkan kotoran atau noda air yang menempel pada piringan cakram.

7. Bersihkan Saringan Udara

Saringan udara juga menjadi salah satu komponen yang bisa ditilik. Usai menerabas hujan dan motor dicuci, pastikan kalau saringan udara kering.

Jika basah, maka pembakaran di ruang bakar mesin bisa terganggu. Bila seperti itu segera keringkan. (EDI)

Tagged

Leave a Reply