SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Taman Kota

Layaknya makanan yang menjamur. Di kota Bandung juga tengah menjamur taman-taman kota. Satu sama lain taman kota memiliki keunikannya masing-masing. Bandung yang kini di kepalai oleh Ridwan Kamil yang memang salah satu Ahli Planologi, memang sedang gencar membangun area keluarga khususnya taman kota, yang “tematik”. Tematik yang dimaksud oleh bapak walikota ini adalah bahwa setiap taman memiliki ciri khasnya. Contoh taman Lansia, taman Televisi, dan taman-taman lainnya.

Keberadaan taman kota bukan hanya dijadikan suatu tempat untuk berkumpul bagi warga Bandung. Namun, terdapat banyak sekali manfaat dan fungsi dari taman tersebut. Indikator dari banyaknya fungsin tersebut adalah adanya berbagai macam aktifitas yang dapat dilakukan. Geliatnya diicontohkan oleh salah satu taman, yaitu Taman Balai Kota.

Tempat berwirausaha. Di taman Balai Kota, terdapat berbagai macam dagangan, yang dominan adalah makanan. Para pedagang menjajakan dagangan di area yang sudah ditentukan. Pedagang tahu gejrot, pedagang minuman, pedagang Bakso, atau pedagang permen, semua hadir memanjakan rasa lapar dan dahaga para pengunjung taman. Hal tersebut juga membantu meningkatkan ekonomi mikro warga sekitar taman kota, terutama para pedagang.

Area kreatifitas pemuda. Tidak jarang di taman ini terdapat para remaja dengan berbagai aktifitas. Salah satunya adalah pembuatan film pendek, penyusunan Gundam, yang sekarang tengah menjadi mainan hits di kota kembang, ataupun hanya sekedar berlatih PPBAB. Para remaja ini mendapatkan ruang publik yang pas untuk menghabiskan waktu luangnya dengan hal-hal yang produktif.

Selain itu, karena banyaknya jenis bunga di taman ini. Maka, taman ini dipenuhi oleh berbagai fauna, khususnya kupu-kupu. Oleh karena itu, tidak jaran gpara peneliti, khususnya mahasiswa melakukan peng inventarisasian kupu-kupu di taman ini sehingga kupu-kupu dapat terdata dengan baik.

BACA JUGA  Kongres HMI adalah untuk Rakyat

Dengan segala geliat kehidupannya, taman kota memang salah satu cara untuk membangun kembali peradaban warga suatu kota, dan itu telah di buktikan oleh kota Bandung dengan taman-taman kota “Tematiknya”

Penulis: Moch Reyyan PL, Mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran, Ketua Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Padjadjaran dan Presiden Kabinet Perjuangan PPSDMS Regional 2 Bandung

Tagged , ,

Related Posts

Leave a Reply