SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Kita sama, mengapa aku merasa berbeda ???

SuaraJakarta.co, “AIDS (Acquired Immunodeficiency Disease Syndrome) merupakan salah satu penyakit autoimun yang disebabkan oleh virus HIV ( Human Immunodeficiency Virus)”

Pengertian dari kata-kata diatas tentunya pasti kita ketahui dengan jelas dan tak asing lagi ditelinga kita. Onset AIDS hingga hari ini terus merangkak naik, disebabkan multi faktor yang sebenarnya bisa kita minimalisir dengan pengelolaan yang baik.

Virus HIV yang merupakan etiologi dari AIDS masuk ketubuh manusia dengan berbagai cara, bisa melalui hubungan seksual, jarum suntik, ataupun transfusi darah. Virus AIDS menyerang kekebalan tubuh manusia dengan merusak sel CD4. Mungkin kita sering mendengar kalau HIV/AIDS merupakan penyakit “kutukan” bagi orang-orang yang berlaku tidak sewajarnya. Namun jika kita lebih mendalaminya AIDS bukanlah kutukan, kita sebagai orang yang berhubungan dengan ODHA seharusnya membantu mereka untuk tetap dan mampu bertahan hidup, bukannya mengucilkan mereka.

Didunia ini tidak ada satu orang pun yang menginginkan dirinya mengidap HIV/AIDS, bisa saja mereka orang tak berdosa yang menjadi korban karena kecerobohan dalam menggunakan jarum suntik ataupun transfusi darah yang mengandung virus tersebut.

HIV bisa meyerang siapa saja, jadi sebaiknya kita menjaga diri kita sebaik mungkin, dan bila kita hidup bersama dengan ODHA perlakukan lah mereka selayaknya manusia yang memiliki HAK ASASI, jangan kita tambah beban hidup mereka yang memang sudah berat dengan harus menghadapi vonis “mengidap penyakit yang BELUM ADA OBATNYA”.

Hari ini detik ini salurkan lah energi-energi positif kita untuk ODHA yang ada di sekeliling kita, bangun rasa percaya diri dan antusiasme mereka. Katakan pada mereka bahwa mereka “TIDAK SENDIRI”. Kita ada untuk mereka, dukung mereka, dan hormati mereka selayaknya MANUSIA !!!

BACA JUGA  Pancasila dan Agama-Agama

SELAMAT HARI AIDS SEDUNIA, LEPASKAN DUNIA DARI JERATAN AIDS !!!

Penulis: Opialeta Putri.S.Ked,Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Dokter Muda RSUD Cilegon

Tagged , , ,

Related Posts

2 thoughts on “Kita sama, mengapa aku merasa berbeda ???

Leave a Reply