Wagub DKI Berharap Tidak Ada Tawuran Selama Bulan Puasa - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Wagub DKI Berharap Tidak Ada Tawuran Selama Bulan Puasa

Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Wagub DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengharapkan di bulan suci Ramadhan tidak terjadi tawuran, khususnya di wilayah Johar Baru.

“Kita berharap betul, pada saat bulan suci Ramadhan ini tidak terjadi tawuran antar warga”, ungkap Djarot saat buka puasa bersama tokoh masyarakat di Masjid Nurul Muslimin RT06/06, Kampungrawa, Joharbaru, Jakarta Pusat, Kamis (09/06/2016) malam.

Bahkan, orang nomor dua di Pemprov DKI Jakarta ini juga menginginkan, setelah Ramadhan pun tidak boleh terjadi tawuran. “Bukankah kita ini bersaudara semua?”, tegas Djarot.

Oleh karena itu, Djarot meminta kepada RT/RW dan tokoh masyarakat, agar betul-betul bisa mendeteksi situasi setiap hal yang mencurigakan di wilayah masing-masing.

“Kalau ada sedikit saja potensi yang nantinya akan terjadi konflik itu harus segera diredam. Karena yang tahu betul warganya adalah RT/RW dan tokoh masyarakat”, ucap Djarot.

Djarot juga berharap, kalau ada warga di DKI yang bermasalah jangan ditutup-tutupi, segera melaporkan kepada pihak berwenang, agar dapat dilakukan pendekatan untuk meminimalisir.

“Nanti akan ketahuan siapa yang nakal dan siapa yang melakukan menyimpang”, tegasnya.

Djarot mengaku, memang di lingkungan Kampung Rawa Johar Baru kondisinya sangat padat sekali. Oleh karena itu, perlu diketahui akar persoalannya dimana.

Salah satu akar persoalannya yaitu tidak adanya aktivitas yang disalurkan bagi para warga untuk bisa mengekpresikan energi yang dikekang situasi dan beban hidup yang begitu berat.

BACA JUGA  Hotline Anti Tawuran

“Kalau ada di sekitar lahan tanah yang mau dijual, kita akan beli untuk dijadikan RTH. Nanti kita bisa bangun lapangan Futsal, dan RPTRA, sehingga ekspresi energi warga itu nanti bisa diarahkan untuk mengisi energi yang positif. Yang terpenting intinya adalah bagaimana kita bisa menjaga supaya situasi lingkungan menjadi kondusif”, terang Djarot. (Ivan)

Tagged , , , ,

Related Posts

Leave a Reply