SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Undang Ulama Hadir ke Balai Kota, Anies Beberkan Alasan Penutupan Alexis dan Diamond

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta bertukar pikiran dan silaturahim kepada para tokoh agama dan umaro Jakarta, Selasa (14/11).

Acara yang bertempat di Balai Agung itu dihadiri sekitar tiga puluh ulama dari berbagai ormas. Dari sekian hal yang dipaparkan, Gubernur DKI Anies Baswedan menyoroti serius soal alasannya menutup Hotel Alexis dan Diskotek Diamond.

Menurut gubernur yang diusung oleh PKS, PAN, dan Gerindra itu Jakartaharus menjadi kota yang memiliki standar moral tinggi. Sehingga, dirinya tegas agar meminta semua tempat hiburan di Jakarta menghentikan bisnis prostitusi sebelum dibubarkan Pemprov DKI.

“Baru seminggu salah satu tempat yang paling terkenal tidak kita teruskan izin, sempat ramai juga, tapi yang bersangkutan menyatakan menerima. Kalau yang bersangkutan menerima kenapa yang lain tak menerima?,” ujar Gubernur Anies.

Diketahui, selain tidak memperpanjang izin usaha Hotel Alexis, baru-baru ini Gubernur Anies juga telah menutup Diskotek Diamond. Tempat itu, merupakan lokasi penangkapan politikus Golkar Indra J Piliang dan rekannya yang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

“Tempat-tempat yang ditutup karena di sana ditemukan alat-alat ditemukan praktik-praktik narkoba maka kita tidak akan izinkan untuk dibuka lagi. Tutup tempat itu. Kita tidak mau buka tutup, buka tutup, buka tutup, nah tutup selesai. Nggak mungkin aparat kita terus mengawasi setiap tempat,” ujar dia.

Oleh karena itu, dengan mengundang para tokoh agama ini, Anies ingin memberikan pesan bahwa Jakarta tidak akan kompromi terhadap pada praktik-praktik pelanggaran asusila dan narkoba.

“Memang obrolan ini biasanya jadi obrolan panjang. Tapi Bapak Ibu sekalian, kita ingin kirimkan pesan kepada semua bahwa Jakarta tidak akan kompromi pada praktik-praktik pelanggaran asusila,” ujarnya.

BACA JUGA  Sahabat Sandiaga Uno Ikut Partisipasi Jadi Relawan Clean Up Jakarta

Dalam acara ini, Anies juga memberikan santunan kepada 10 orang ahli waris jemaah haji yang meninggal pada pelaksanaan haji tahun 2017. Ketua MUI DKI Jakarta, Syarifuddin Abdul Ghani, Ketua FKUB DKI Ahmad Syafii Mufid, dan tokoh agama dan ulama di Jakarta hadir dalam acara itu.

Leave a Reply