SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

48 Kota di Indonesia Berpartisipasi dalam Earth Hour 2015

WWF Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Earth Hour Indonesia di 11 kota besar dengan komunitas Indorunners membuat acara "7K, 7 Regions, 7 Causes". (Foto: Dudi Iskandar/SuaraJakarta)

WWF Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Earth Hour Indonesia di 11 kota besar dengan komunitas Indorunners membuat acara "7K, 7 Regions, 7 Causes". (Foto: Dudi Iskandar/SuaraJakarta)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pelaksanaan Earth Hour 2015 di Indonesia berjalan lancar, sukses dan aman pada Sabtu (28/3) lalu. Dalam catatan WWF-Indonesia berdasarkan laporan yang diterima dari Komunitas Earth Hour, tidak kurang dari warga masyarakat, bisnis dan pemerintah di 48 kota telah berpartisipasi merayakan Earth Hour dengan melakukan pemadaman lampu selama satu jam dari pukul 20.30-21.30 waktu setempat.

WWF-Indonesia mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat, komunitas bisnis dan pemerintah kota, khususnya Walikota/Bupati/Gubernur yang telah menghimbau dan mengajak warganya untuk menjadi bagian dari Earth Hour 2015.

Pemadaman lampu dan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama 1 jam dalam perayaan Earth Hour merupakan aksi sukarela sebagai simbolisasi dari komitmen untuk perubahan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Penurunan beban listrik saat Earth Hour berlangsung bisa menjadi menjadi salah satu indikator tingkat partisipasi masyarakat, namun bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan pelaksanaan Earth Hour, yang pada tahun ini berlangsung di 172 negara di dunia.

Indikator yang dipakai dalam gerakan Earth Hour Global adalah tingkat partisipasi publik terutama dari jumlah negara, jumlah kota, komunitas bisnis yang menyatakan dan membuktikan turut serta dalam aksi pemadaman lampu.

Kini saatnya untuk mewujudkan secara nyata komitmen #IniAksiku dalam kehidupan kita sehari- hari sebagai langkah perubahan gaya hidup untuk menyelamatkan planet Bumi dari ancaman dampak perubahan iklim. Komunitas arth Hour Indonesia di berbagai kota secara berkelanjutan melakukan kampanye perubahan gaya hidup di kota masing-masing.

Selain itu, masyarakat terus diajak untuk berpartisipasi menyatakan komitmen menjadi konsumen #BeliYangBaik melalui www.change.org/beliyangbaik, dan juga mendukung 7 kegiatan konservasi (mangrove, penyu dan terumbu karang) Komunitas Earth Hour Indonesia melalui www.indokasih.com/charities/WWF.

BACA JUGA  WWF Apresiasi Kebijakan Garuda Indonesia Embargo Kargo Sirip Hiu

Tagged , , ,

Related Posts

Leave a Reply