Netizen Marah ke KPK: Sudah Jelas Tanda Tangan Kasus UPS, Kok Belum Tersangka? - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Netizen Marah ke KPK: Sudah Jelas Tanda Tangan Kasus UPS, Kok Belum Tersangka?

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama "Ahok" (foto: istimewa)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pegiat dunia maya (netizen) Dimas Prakoso Akbar @dimasprakbar minta KPK segera bertindak untuk kasus dugaan korupsi Rp 186 miliar yang ditandatangani langsung oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama “Ahok”.

Demikian disampaikan Dimas, pada Kamis (4/2) yang mendapat retweet sebanyak 26 kali ini.
“Sudah jelas dia yang tanda tangan Perda APBD Perubahan. Kok @KPK_RI gak Bergerak?”, tutur Dimas.

Sebagaimana diketahui, menurut laman Sindo News, Kamis (4/2), awalnya Ahok bergeming tidak mau mengakui bahwa dirinya bukanlah yang meneken Perda Perubahan APBD Nomor 19 Tahun 2014. Ahok malah mencatut nama Presiden Jokowi yang meneken karena saat itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

“Setahu saya, yang tanda tangan Pak Jokowi,” ujar Ahok di beberapa kesempatan saat ditanya JPU maupun kuasa hukum Alex Usman di Ruang Kartika 2, Pengadilan Tipikor, Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016).

Namun di akhir persidangan, ketika diminta maju ke depan untuk melihat bukti, Ahok tampak melihat catatan yang dirinya pegang selama persidangan.

“Saya koreksi, saya koreksi, sebagai Pelaksana tugas (Plt) waktu itu, saya tanda tangan Perda APBD Perubahan 2014, saya baru lihat catatan,” tukasnya.

dimas prakbar

Pantauan Sindonews, Ahok telah keluar dari ruangan sidang dan langsung menuju mobilnya yang sudah terparkir di depan lobby Pengadilan Tipikor.
Saat keluar dari Pengadilan Tipikor, Ahok malah marah kepada wartawan yang bertanya soal Kasus Sumber Waras atas 6 temuan BPK RI.

BACA JUGA  Jelang Idul Fitri, Ahok Rombak Pejabat DKI

“Itu udah basi. Lu dari koran apa sih? Lu koran apa sih? Pertanyaan lu basi,” kata Ahok dengan ketus di depan Pengadilan Tipikor, sebagaimana dikutip dari laman Kompas (5/2).

Tagged , , , , ,

Related Posts

8 thoughts on “Netizen Marah ke KPK: Sudah Jelas Tanda Tangan Kasus UPS, Kok Belum Tersangka?

  1. Andy

    Lha, yang ditandatangan Ahok kan Perda APBD nya. Kalau nggak ditandatangan, roda pemerintahan DKI nggak jalan. PNS DKI gak dapet gaji dong. Lagian isi Perda APBD itu hanya sampai satuan 2. UPS ada di satuan 3 alias ada dalam rincian anggaran SKPD Pendidikan yang jadi tanggungjawab Kepala Dinas. Kepala Dinas selaku Kuasa Pengguna Anggaran yang punya wewenang mata anggaran UPS dijalankan atau tidak, juga menerbitkan SPM. Kepala Daerah nggak bisa dihukum hanya karena menandatangani APBD meskipun didalamnya ada anggaran siluman yang disisipkan oknum SKPD / DPRD, KECUALI ada INTERVENSI berupa memo dari Gubernur untuk melaksanakan mata anggaran dengan menunjuk langsung kontraktornya. Ada 60rb mata anggaran sob, nggak mungkin Ahok ngecek satu persatu tanpa e-budgeting. Itu sebabnya RAPBD 2016 ahok ngotot pake e-budgeting, biar keliatan anggaran sampai satuan 3. UPS tidak ada dalam pembahasan Gubernur dengan SKPD, juga SKPD dengan Komisi DPRD. Jadi wajar Ahok nggak tau. Balik lagi ke definisi Korupsi, perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri / orang lain dengan menggunakan kedudukan / kewenangannya yang dapat merugikan keuangan negara. Kalau Ahok dianggap salah karena tandatangan APBD-P 2014, Ketua DPRD juga harus dihukum. Karena APBD disahkan oleh Kepala Daerah dan Ketua DPRD !

  2. Anonymous

    ini sama dengan kasus dahlan iskan.. dengan kasus PLNnya.. tapi sebagai pemimpin tidak bisa.. lepas tanggung jawab.. itu lah nasib jadi pemimpin.. tanggung jawabnya besar..

  3. kholik

    hhhhhhhh kalau orang PKS sudah KPK ganas langsung tangkap. urusan nantilah…

  4. Anonymous

    emang negara ini gak bisa di urus,mau di bangun di urus buat lebih keren juga banyak halangan. hahahaha……….

Leave a Reply