SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

IMM Ciputat: Pemerintahan Jokowi Berwatak Komprador

Mahasiswa IMM berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (20/5). (Foto: Fajrul Islam/SuaraJakarta)

Mahasiswa IMM berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (20/5). (Foto: Fajrul Islam/SuaraJakarta)

Suarajakarta.co, JAKARTA – Di hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2015, ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cabang Ciputat berorasi di depan Istana Negara, siang ini, Rabu (20/5).

Aksi yang tergabung di tengah terik matahari tersebut berisi 5 (lima) sikap kepada Presiden Jokowi yang dinilainya sebagai perpanjangan tangan kapitalisme neoliberal dan berwatak komprador.

“Pemerintahan hari ini berwatak komprador yang telah dibajak oleh Kapitalisme Neoliberalisme yang sangat bertentangan dengan cita-cita luhur bangsa. Adapaun keputusan pemerintah jelas-jelas sangat tidak rasional dan telah menerapkan mekanisme pasar dalam dengan yang tidak sesuai dengan jargon Nawa Cita rezim Jokowi-JK”.

Mahasiswa Muhammadiyah tersebut menilai pemerintahan Jokowi adalah bagian dari Neoliberal dikarenakan beberapa hal, yaitu pembcabutan subsidi BBM dengan dalih pemerataan infrastruktur, pemanfaatan SDA sepenuhnya dikelola oleh pihak asing dan untuk asing, kerjasama bilateral dengan Cina untuk memperkaya hutang Indonesia dalam KAA, dan sebagainya.

Atas dasar itulah, IMM Cabang Ciputat mengeluarkan 5 (lima) sikap kepada Presiden Jokowi, sebagai berikut:

  1. Laksanakan amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945 Reforma Agraria
  2. Mendesak pemerintah untuk segera merevisi UU Minerba pesanan asing
  3. Nasionalisasi Aset Negara yang telah dikuasai asing
  4. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) semester 1 Rezim Jokowi-JK: 0,5
  5. Setop impor beras dan setop hutang luar negeri
BACA JUGA  PW Muhammadiyah DKI Jakarta Resmi Dukung Anies-Sandi

Tagged , , , , ,

Related Posts

Leave a Reply