SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

2 Juni KPU DKI Jakarta Akan Tetapkan DPT

Demo Tuntut Pimpinan KPUD DKI Jakarta (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Demo Tuntut Pimpinan KPUD DKI Jakarta (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

Jakarta – Setelah ditunda akibat gugatan sejumlah pihak, daftar pemilih tetap (DPT) akan ditetapkan tanggal 2 Juni 2012 mendatang. Jika masih ada yang menggugat, KPU DKI menyatakan tidak akan menghiraukan dan akan terus menjalani tahapan-tahapan Pilkada DKI.

“(Tanggal 2 Juni 2912) itu sudah final. Tidak ada lagi toleransi untuk menunda-nunda,” ujar Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta, Aminullah, seperti dilansir detikcom, Selasa (29/5/2012).

Aminullah mengakui sejumlah pihak dari tim sukses pasangan calon masih ada yang mempersoalkan kevalidan data dalam DPT. Karena itu, kata dia, pihaknya akan ‘buka-bukaan’ data dengan pihak-pihak yang masih menggugat pada pertemuan 31 Mei mendatang.

“Apa yang dipermasalahkan? Pemilih ganda? Ayo kita buka-bukaan. Pemilih fiktif? Ayo tunjukkan mana yang fiktif? Kita akan tunjukkan kepada para timses DPT yang akan ditetapkan, tanggal 31 (Mei) nanti,” cetusnya.

Jika setelah penetapan masih ada pihak yang berkeberatan dan tidak menandatangani berkas DPT, Aminullah mengatakan, hal itu bukan masalah serius.

“Tidak perlu tanda tangan mereka. Tahapan (pilkada) akan jalan terus dan DPT masih sah ditetapkan,” imbuhnya.

Aminullah juga mengatakan saat ini KPU DKI masih terus melakukan penyisiran terhadap DPT. Namun Aminullah enggan menyebut sudah berapa banyak jumlah pemilih yang telah disisir dan bagaimana hasilnya. Yang jelas menurutnya, jumlah DPT yang akan ditetapkan kemungkinan besar akan berkurang dibanding dengan jumlah sebelumnya.

“Saya tidak bisa menyebutkan angka, karena ini terus berubah dan bergerak. (Berapa terkurangnya) Ya tidak terlalu signifikan (jumlahnya),” pungkas Aminullah.

Masalah DPS menjadi hal yang krusial karena ada perbedaan data yang sangat mencolok antara data administrasi kependudukan (adminduk) untuk e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemda DKI. Padahal DPS dari KPU DKI juga bersumber dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) yang diberikan Dukcapil.

BACA JUGA  Pemprov DKI Kembali Gagal Capai WTP, DPRD Siap Bentuk Pansus

Data yang masuk di adminduk untuk e-KTP sampai saat ini sekitar 5.660.000 jiwa. Sementara data di Dukcapil DPS 7.044.911 dari DP4 7.545.982. Sehingga ada selisih yang cukup besar yaitu sebanyak 1.484.911 pemilih.

Sementara, data adminduk untuk e-KTP ditargetkan mencapai 6.372.951 pada Juli 2012. Jika target tercapai, masih ada selisih angka yang sangat besar antara DPS dengan adminduk untuk e-KTP.

Karena masalah ini, DPT yang seharusnya ditetapkan 26 Mei 2012 lalu, harus diundur. KPU DKI menyepakati DPT ditetapkan 2 Juni 2012, dengan catatan permasalahan dalam DPT telah selesai.

Sebelumnya desakan penundaan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini disampaikan oleh berbagai pihak diantaranya adalah Pusat Pergerakan Pemuda Indonesia (P3I) yang menemukan banyaknya data fiktif dan NIK ganda pada Daftar Pemilih Sementara.

Berikut beberapa foto aksi didepan KPU DKI Jakarta terkait DPS Fiktif (Foto : Istimewa)

Tagged , , , ,

Related Posts

Leave a Reply

[yop_poll id="2"]