SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Aktivis Mahasiswa Optimis Sjafrie Mampu Bangun Jakarta Humanis

SuaraJakarta.co, JAKARTA Sosok Sjafrie Sjamsoeddin yang bersahaja, tegas, humanis dan beradab diyakini menjadi jawaban atas kegelisahan warga miskin ibukota, terutama golongan menengah bawah, untuk bisa menikmati kesejahteraan.

Demikian yang terangkum dari silaturahmi mantan Wakil Menteri Pertahanan tersebut dengan para aktivis mahasiswa dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (25/8) malam.

Aktivis mahasiswa yang hadir diantaranya Ketua Umum PW KAMMI DKI Jakarta Abi Subhan, Ketua Umum KAMMI Jakarta Timur Jimmy Julian, Ketua Umum KAMMI Jaarta Selatan, Ketua Umum PMKRI DKI Stanislus R Tonga, HMI Jakarta Raya Nico, PP GPII Faris R Putra, BEM STIE Perbankan Prawiranegara, BEM Uhamka, BEM Universitas Jayabaya dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Abi Subhan Ketua PW KAMMI DKI melihat sosok Sjafrie sebagai Jenderal yang cerdas dan mampu tampil dengan solusi-solusinya.

“Pak Sjafrie punya wawasan luas, sosok militer yang sangat cerdas, bijaksana dan arief. Orangnya bisa merangkul dan bisa hadir dengan memberikan solusi cerdas. Baru kali ini Saya ketemu Jenderal yang dapat mengayomi dan mendengarkan anak muda. Saya berharap Pak Sjafrie menjadi pribadi yang tetap menjaga tanggungjawab sekecil apapun tugas yang diemban, saya sangat yakin ketika Pak Sjafrie diamanahkan menjadi pemimpin DKI kelak, beliau mampu mengelola dengan kapasitasnya,” Ucap Abi.

“Pak Sjafrie itu idola ibu-ibu. Beliau humanis dan bijak,” cetus Faris R Putra.

Sementara Ridwan, mahasiswa Politeknik Manajemen Industri Jakarta menuturkan, aktivis mahasiswa meyakini di bawah kepemimpinan Sjafrie kelak, Ibukota dapat berubah menjadi kota yang humanis, tegas, beradab serta berpihak pada warga miskin.

“Sjafrie bisa menjadi jawaban atas semua persoalan Ibukota,” ungkap Ridwan.

BACA JUGA  Koalisi Kekeluargaan Belum Kompak Tentukan Paslon Lawan Ahok​

Ridwan menambahkan, ke depan Jakarta harus dipimpin gubernur yang membela warga miskin, bukan pemodal besar.

Sedangkan Muholadun, mahasiswa STIE Perbankan Syarifuddin Prawiranegara mengapresiasi gaya komunikasi Sjafrie yang membaur, meski berhadapan dengan anak-anak muda.

“Saya juga melihat Pak Sjafrie memiliki integritas tinggi serta mampu menjadikan DKI yang relijius,”. tutup Muholadun.

Tagged , , , ,

Related Posts

Leave a Reply