Pembangunan LRT Jakarta Fase II Tunggu Selesai Pembahasan dengan Kementerian - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Pembangunan LRT Jakarta Fase II Tunggu Selesai Pembahasan dengan Kementerian

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pembangunan fase II LRT Jakarta setelah selesai pembahasan dengan kementerian di tingkat pemerintah pusat.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Andriyansyah saat meninjau pelaksanaan pengoperasian LRT Jakarta bersama Gubernur Anies dan Dirut LRT Jakarta Allan Tandiono, Rabu (12/9).

“Kita akan membahas terlebih dahulu dengan pihak kementerian untuk menentukan penlok (penentuan lokasi) di fase II. Setelah ada penlok, kita akan lanjutkan pembangunan tahap berikutnya,” jelas Andriyansyah.

Andriyansyah memastikan penentuan lokasi untuk pembangunan LRT Jakarta tahap kedua akan dibahas tidak tahun depan, melainkan dalam waktu dekat.

Diketahui, fase I LRT Jakarta yang menghubungkan Stasiun Velodrome di Jakarta Timur, dengan Stasiun Kelapa Gading Mall di Jakarta Utara, telah selesai uji coba pada Kamis (14/9).

Meskipun demikian, Gubernur Anies memberikan beberapa catatan kecil soal keamanan dan kenyamanan, khususnya bagi warga penyandang disabilitas. 

Yaitu, soal adanya jeda antara peron dan gerbong sehingga dinilai menyulitkan bagi mobilitas warga berkebutuhan khusus.

“Tadi saya mencoba, merasakan, dan alhamdulillah keretanya berjalan dengan baik. Ada beberapa catatan karena ini pada fase finalisasi yang nanti akan dituntaskan oleh Pengelola LRT, proses pembangunannya dituntaskan,” jelas Gubernur Anies.

Diketahui, uji coba pengoperasian LRT Jakarta fase 1 sepanjang 5,8 km berlangsung selama 1,5 tahun atau lebih cepat dari rentang waktu pengerjaan normal rata-rata 4 tahun. LRT Jakarta melakukan uji operasi terbatas untuk pertama kalinya pada tanggal 15 Agustus 2018. Adapun mengenai kecepatan kereta produksi perusahaan Hyundai Roterm Changwon, Korea Selatan ini mampu bergerak hingga 40 km/jam di trek lurus dan 15 km/jam di trek tikungan. 

BACA JUGA  Langkah Kehidupan Anak Serdadu Menjadi Lurah Kebon Kosong

Leave a Reply