SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Motor Besar Lewat JLNT, Polisi Lakukan Sikap Berbeda Tidak Menilang

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Perlakuan berbeda ditunjukan oleh polisi lalu lintas saat menertibkan Jalan Layang Non Tol (JLNT) kawasan Casablanka, Jakarta Pusat, Rabu (26/7).

Di saat puluhan polisi melakukan penindakan penilangan kepada motor, khususnya ojek online yang melintasi JLNT sepanjang 5 kilometer dan sangat tinggi tersebut, malah ada kendaraan yang dibiarkan karena sekadar memberikan lampu dim.

Hal itu sebagaimana terekam dalam video yang diunggah oleh Kompas.com.

Dalam video berdurasi sekitar 18 menit, di menit ke 10.38 nampak sejumlah polantas yang sedang merazia meloloskan seorang pengendara sepeda motor yang nekat masuk ke JLNT.

Padahal, petugas sudah mengepung pengendara itu dan si pengendara sudah memperlambat laju kendaraannya.

Dari video yang diambil pada Rabu (26/7/2017) sore itu, pengendara yang nekat menerobos JLNT mengendarai motor Kawasaki Ninja 250 FI berwarna putih motif merah.

Si pengendara mengenakan jaket hitam, celana cokelat dan helm berwarna biru. Sebelum mendekat ke arah petugas si pengendara sempat memberikan sinyal kepada petugas dengan lampu dim-nya.

Setelah pengendara itu memberi sinyal, para petugas tak jadi menghampiri dan akhirnya meloloskannya.

Saat Kompas.com mengonfirmasi kepada petugas yang sedang melakukan razia itu, salah satu anggota beralasan kendaraan tersebut tak diberhentikan lantaran sedang berkecepatan tinggi.

Sejauh ini, belum ada penjelasan resmi dari kepolisian mengapa mengambil perlakuan berbeda seperti itu.

Namun, akun Instagram @egaramanda menjelaskan bahwa pengendara motor tersebut merupakan anggota polisi atau TNI.

“Mungkin dia tentara, mungkin dia anggota/keluarga anggota. Lagu lama. Ini yang ke up di medsos. Belum yang ga ke up di medsos. Mau sampai kapan pakpol cupu begini? Tuh masyarakat makin ga percaya sama kalian,” tulisnya.

BACA JUGA  Pemkot Jakpus Gelar Acara Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan Musrenbang

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya belum ada respons. (RDB)

Leave a Reply