Modus Pengemis Kaki Buntung Meresahkan - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Modus Pengemis Kaki Buntung Meresahkan

foto: ist

SuaraJakarta.co.JAKARTA – Untuk ke sekian kalinya, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta membongkar modus licik pengemis dengan cara membuat kaki seolah buntung. Modus tersebut digunakan untuk meraup sejumlah uang uluran tangan dari orang-orang yang iba terhadapnya.

Dalam video yang diunggah dari social media tersebut, Dinas Sosial DKI Jakarta membongkar modus pengemis yang kakinya buntung.

Diberitahukan, seorang pria menyamar jadi pengemis tertangkap di kawasan Gunung Sahari Jakarta dengan menerapkan modus buntung kaki untuk menarik rasa kasihan orang yang lewat.

Di hadapan petugas Dinsos, pria yang mengenakan kaos kerah warna kuning, celana hitam, dan kopiah ini memperagakan bagaimana cara ia membuat seolah-olah kakinya buntung.

Ternyata, kaki kirinya ditekuk ke belakang, dengan betis dan telapak kaki menempel di bokongnya barulah ia mengenakan celana panjang.

Dengan menggunakan cara ini, maka orang tidak akan tahu jika kakinya tidak benar-benar buntung.

Sementara itu, pengamat sekaligus praktisi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Firdaus Syam dari Universitas Infonesia mengatakan, kota Jakarta sekaligus sebagai kota terbuka merupakan Ibukota Negara dimana menjanjikan dalam orang memanfaatkan berbagai sumber rezeki yang tak halal, “ini merupakan satu penipuan publik, “ujar Firdaus kepada suarajakarta.co, Minggu (!5/11).

Sehingga, menurut Firdaus, Pemerintah DKI harus berani melakukan tindakan melalui hukum karena ini sudah ada indikasi yabg jelas menipu. “Tak ada lagi bagi kasus pengemis ditoleransi dan seharusnya ditampung dalam pembinaan di penampungan milik dinsos,”kata Firdaus.

BACA JUGA  Dari 2012 hingga 2018, Sudah Ada 7 Korban Tewas Pertandingan Persib vs Persija

“Untuk itu diperlukan koordinasi antar lini dengan pihak kepolisian maupun pemerintah DKI yang semestinya pergub pelarangan pemberian kepada penyandang sosial yang sudah di buat itu di jalankan sebaiknya, tanpa harus
ada toleransi,” tutur Firdaus.

Tagged ,

Leave a Reply