Kenapa Maruarar Sirait Tidak Sebut Nama Anies Baswedan di GBK ? - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Kenapa Maruarar Sirait Tidak Sebut Nama Anies Baswedan di GBK ?

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Persija Jakarta akhirnya mampu merebut Trofi Piala Presiden 2018 dengan mengandaskan Bali United dengan skor telak 3-0 di Gelora Bung Karno, Sabtu (17/2) malam.

Macan Kemayoran terlihat garang sejak babak awal pluit dibunyikan. Terbukti, pada babak pertama skuat asuhan Stefano Cugurra Teco itu lebih dulu unggul 2-0 dari Bali United.

Bahkan, di babak kedua, Macan Kemayoran mampu menambah keunggulan dari kaki Novri Setiawan di menit ke-64. Akhirnya, Bali United pun tertunduk lesu pulang tanpa mampu sedikit pun lesatkan gol.

Meskipun demikian, di tengah pesta kemenangan itu, seorang suporter fanatik Persija “The Jak”, Dhani Firdaus, menuliskan kesedihannya selama menyaksikan pertandingan.

Tulisan itu tersebar di beberapa grup whatsapp yang pada intinya, menumpahkan kekecewaan perihal tidak disebut nama Gubernur Anies Baswedan oleh Politisi PDIP yang sekaligus Ketua SC Piala Presiden, Maruar Sirait, dalam sambutannya.

Berikut adalah tulisan lengkap tentang kecewaan Dhani Firdaus tersebut yang turut pula diterima Redaksi Suarajakarta.co

Malam ini, Saya menyaksikan langsung pertandingan antara Persija melawan Bali United. Saya sudah hampir lupa, kapan terakhir kali klub favorit saya, Macan Kemayoran memenangkan kompetisi. Malam ini, kebahagiaan saya tak bisa digambarkan, saya menangis bahagia menyaksikan kemenangan 3-0 Persija.

Saya menangis yang kedua karena sedih, Mas Anies tidak disebut namanya oleh Maruarar Sirait dalam sambutannya, juga tidak diminta turun saat pemberian hadiah. Padahal yang menang itu Persija Jakarta tuan rumah pertandingan malam ini, dan Gubernur Jakarta adalah Anies Baswedan.

Di tengah kesedihan itu, saya memahami, mungkin panitia ketakutan jika menyebut nama Anies Baswedan. Takut karena, Survey politik Kamis lalu menyebut bahwa Anies adalah penantang terkuat Jokowi, bahkan jika head to head, elektabilitas Jokowi hanya 49%. Kita perlu memaklumi Maruarar yang sedang cari muka ke Jokowi, tetapi Ara keliru, justru perlakuan dia malam ini kepada Anies membuat publik sadar, betapa Anies menjadi ancaman serius bagi Jokowi di 2019.

Gelora Bung Karno,
17 Februari 2018 Pukul 22.45 WIB

Dhani Firdaus #TheJak

BACA JUGA  Ini Beberapa Vonis Hakim yang Melebihi Tuntutan JPU

Leave a Reply