Kangen Water Hoax: Pendapat Dokter dan Klarifikasi Presiden Kangen Water - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Kangen Water Hoax: Pendapat Dokter dan Klarifikasi Presiden Kangen Water

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Kabar terbaru, mesin Kangen Water yang bisa mengubah air menjadi air alkali ternyata hoax. Mengapa hoax? Karena khasiat yang digembar gemborkan oleh produsen Kangen Water ternyata tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Berdasarkan berita acara pemeriksaan dari Direktorat Jenderal Kefarmasian Dan Alat Kesehatan, Kemenkes RI, PT Enagic Indonesia selaku produsen mesin Kangen Water diminta untuk:

1. Menarik semua brosur terkait informasi yang mengklaim bahwa produk mesin Kangen Water yang “telah diakui negara” (Kementerian Kesehatan RI).

2. Menarik semua brosur terkait informasi yang mengklaim bahwa produk mesin Kangen Water sebagai “medical device”.

3. Tidak boleh mengklaim bahwa produk mesin ionisasi (water elekrtolisis) sebagai produk yang dapat “menyehatkan dan/atau menyembuhkan”.

Selengkapnya tentang BAP tersebut bisa dibaca pada gambar di bawah ini:

dr. I Made Cock Wirawan, S.Ked dari Rindam IX Udayana, menjelaskan Kangen Water yang diklaim bisa menyembuhkan berbagai penyakit adalah air alkali yang bila diminum akan sama saja dengan air biasa. Setelah mencapai lambung, air alkali ini akan diasamkan oleh asam lambung sehingga pH-nya akan kembali netral.

“Untuk kasus-kasus tertentu seperti pada penderita maag, air alkali justru memiliki efek buruk yakni merangsang produksi asam lambung yang berlebihan sehingga menyebabkan penyakit maag bertambah parah,” ujar dr. I Made Cock Wirawan.

Menurut dr. I Made Cock Wirawan, yang mengatakan setelah minum air alkali akan menyebabkan air kencing menjadi basa, klaim ini adalah bohong besar.

BACA JUGA  Anies Akan Sertifikasi 295 Ribu Bidang Tanah Bagi Warga Tak Mampu

“Bagaimana bisa air alkali yang sudah diasamkan oleh asam lambung bisa kembali alkali setelah tiba di ginjal? Pada penderita penyakit ginjal terutama batu saluran kemih memang membutuhkan air kencing yang basa, tetapi caranya bukan dengan minum air alkali,” paparnya.

Menurut beberapa testimoni, banyak yang mengatakan bahwa mereka sembuh setelah minum air alkali.

“Dalam dunia medis ini disebut dengan istilah “Placebo Effect” yang kalau diterjemahkan ke dalam bahasa awam disebut dengan istilah sugesti. Dulu pernah ada cerita, orang bisa sembuh dengan minum air yang dicelupkan batu oleh Ponari, manfaat menyembuhkan dari air alkali mirip seperti itu,” katanya.

Di tempat terpisah, Presiden Kangen Water Jogja, Ferry Adi Setiawan mengklarifikasi isu hoax Kangen Water.

Ferry mengatakan, point-point yang perlu diklarifikasi adalah:

1. Stop penggunaan media cetak (brosur) atau digital yang mencantumkan logo Kemenkes.

Izin edar sudah ada sebenarnya, kalau tidak ada gak bisa jualan kita. Mungkin ada pihak-pihak yang gak suka aja dengan pencantuman logo Kemenkes.

2. Penjelasan medical device, kalau saya edukasi akan tetap saya katakan, berdasarkan ISO 13485 yang dikeluarkan oleh lembaga ISO International, mesin SD501 sudah termasuk Medical Device, sambil tunjukkan foto sertifikat ISO nya.

Tapi di brosur gak usah ngomong-ngomong medical device, banyak yang sensi sepertinya. Maklum, banyak yang gak bisa dapetin ISO 13485 soalnya. Persyaratannya sangat ketat dan sulit!

3. Perhatikan jika saya edukasi, kalimat yang saya gunakan adalah “Membantu proses penyembuhan.” Yang gak boleh itu bilang Kangen Water bisa menyembuhkan.

Kalau sekedar membantu kan boleh saja. Doa pun sangat membantu menyembuhkan. Karena yang menyembuhkan itu hanya Allah Sang Maha Penyembuh. (EDI)

Leave a Reply