Dewan Kota Dukung Satpol PP Ciptakan Kawasan Jakarta Pusat yang Lebih Tertib - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Dewan Kota Dukung Satpol PP Ciptakan Kawasan Jakarta Pusat yang Lebih Tertib

Dewan Kota Jakarta Pusat Ardy Purnawan Sani saat Blusukan bersama Walikota Jakarta Pusat yang baru Mangara Pardede, didampingi unsur Polsek Tanah Abang. Minggu, 18/01/15. (Foto: Dokpri)

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat Ardy Purnawan Sani meminta Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Iyan Sofyan untuk konsisten menata kawasan yang kian semrawut dari hari ke hari.

Hal itu disampaikan dalam rangka menanggapi pelantikan Kepala Satpol PP Jakarta Pusat yang baru, pada Senin (11/1).

“Dewan Kota mendukung Kepala Satpol PP untuk menata kawasan Jakarta Pusat, khususnya di Tanah Abang yang menjadi pusat perdagangan terbesar di Asia Tenggara,”jelas pria kelahiran asli Tanah Abang ini.

Menurut Ardy, kawasan Tanah Abang selalu menjadi momok bagi Satpol PP untuk menata kawasan tersebut menjadi lebih baik.

“Tentu, Satpol PP juga harus taat aturan agar tidak melanggar HAM warga negara yang dijamin untuk mendapatkan pekerjaan (penghidupan) yang layak. Sebagaimana dijamin dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2,” tutur alumnus Master Perkotaan Universitas Indonesia (UI) ini.

Sebagai dewan kota, Ardy berharap semangat Ketua Satpol PP Jakarta Pusat yang baru, Iyan Sofyan, untuk tidak menjadi musuh bagi PKL dan supir angkot dapat terpenuhi. Hal itu harus dapat dibuktikan dalam implementasi di lapangan oleh seluruh jajaran Satpol PP.

“Oleh karena itu, Satpol PP juga harus berkoordinasi dengan pihak lain di lingkungan RT, RW, dan Kelurahan, sebelum melakukan penggusuran. Agar Satpol PP tidak lagi dikenal sebagai Satpol Penggusuran dan Pembongkaran,” harap Ardy.

BACA JUGA  Dewan Kota Jakarta Pusat Sosialisasi Program Kampung Deret di Bendungan Hilir

Diketahui, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama “Ahok” telah menginstruksikan kepada Satpol PP Jakarta Pusat agar ke depan kawasan Jakarta Pusat, khususnya Tanah Abang tidak lagi mengalami kemacetan. Oleh karena itu, perlu pemberlakuan regulasi yang lebih ketat agar volume angkot dan PKL dapat lebih terjaga.

Tagged ,

Related Posts

Leave a Reply