Bersama Organisasi Tionghoa, Gubernur Anies Giatkan Program Cegah Difteri - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Bersama Organisasi Tionghoa, Gubernur Anies Giatkan Program Cegah Difteri

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Gubernur Anies Baswedan terus giatkan kesadaran akan bahaya wabah penyakit difteri bagi seluruh warga Jakarta.

Setelah melibatkan para wartawan yang biasa meliput Balaikota, kali ini Mantan Mendikbud itu juga libatkan organisasi kemasyarakatan dalam Program Outbreak Response Immunization (ORI), yaitu Organisasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) DKI Jakarta.

“Pagi hari ini kita berkumpul untuk ikut menyaksikan dan mendapatkan imunisasi difteri, pertama saya sampaikan terima kasih kepada INTI yg sudah menginisaai kegiatan bakti sosial ini, kegiatan ini sejalan dg langkah2 yg dilakukan pemprov,” terang Gubernur Anies di Wisma Siti Mariam, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (14/1).

Gubernur Anies menjelaskan bahwa wabah difteri merupakan kejadian luar biasa, karena berdasarkan laporan Dinkes DKI, kasus difteri mencapai 109 pasien pada tahun 2017. Jumlah itu meningkat dibandingkan perkembangan tahun ke tahun sejak 2014 silam. Pada 2014 kasus difteri di Jakarta ada empat, lalu 2015 sebanyak 10 kasus, dan 2016 sebanyak 17 kasus.

“Lompatan kasus sangat tinggi, ketika muncul KLB maka langkah yang harus dilakukan harus luar biasa,” tambah mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

Pemprov DKI Jakarta sendiri berencana meneruskan target ORI kepada 1,2 juta anak. Gubernur Anies bahkan menyebut akan meneruskan imunisasi hingga menjangkau semua anak yang di bawah usia 19 sehingga target keseluruhan bukan hanya 1,2 juta tetapi 2,9 juta yang menjadi target vaksinasasi.

BACA JUGA  “Kasus Reklamasi Bikin Ahok Turun Popularitas Jelang Pilkada”

“Dinas Kesehatan dan jajarannya sudah menyiapkan dan menjangkau di awali 1,2 juta anak d bawa 19 tahun, fase kedua 1,7 juta dan alhamdulillah sekarang sudah 78 persen tercapai,” paparnya.

Gubernur Anies juga menghimbau mengenai deteksi dini difteri yang gejalanya sama dengan flu. “Kita tahu difteri gejalanya sama dg flu, dan jangan anggap remeh, segera datangi fasilitas kesehatan dan minta diperiksa apakah ada tanda difteri untuk deteksi dini karena penularannya sangat cepat,” pesannya.

Selain itu Gubernur Anies juga berpesan kepada seluruh warga Jakarta agar mengikuti ORI terutama bagi orang tua, di mana mereka harus mengikutsertakam anaknya untuk diimunisasi. “Kita pastikan seluruh warga jakarta dapat imunisasi maka insya allah kita dapat mencegah wabah ini, dan ini bagian dari tanggung jawab bagi kita sebagai orang tua untuk memberikan imunisasi kepada anak kita agar mereka sehat ke depan dan terhindar dari difteri,” tandasnya. (RDB)

Leave a Reply