SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Arogan, Rugikan Rakyat Kecil dan Melanggar, Mandat Ahok Bakal Dicabut?

Gerakan Cabut Mandat Karena Arogansi Ahok

Gerakan Cabut Mandat Karena Arogansi Ahok

SuaraJakarta.co – KISRUH ini berawal ketika Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mengajukan berkas RAPBD 2015 yang berbeda dengan hasil pembahasan bersama antara eksekutif dengan DPRD DKI Jakarta kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sontak hal tersebut membuat DPRD DKI Jakarta merasa ditipu oleh Ahok, bahkan Ketua DPRD DKI Prasetyo yang merupakan kawan akrab sekaligus pembela Ahok selama ini di Dewan juga ikutan kecewa dan marah.

“Semua pimpinan DPRD termasuk saya, tidak menandatangani APBD yang dikirim oleh eksekutif. Jadi bisa dikatakan APBD tersebut ilegal,” ungkap Prasetyo di Gedung DPRD, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (13/2). [Baca: APBD DKI Ilegal, Ketua DPRD DKI Merasa Ditipu Ahok]

Buntut dari RAPBD DKI 2015 ‘Bodong’ yang dikirimkan Ahok ke Kemendagri memicu mayoritas anggota DPRD DKI Jakarta untuk mengadakan sidang paripurna dengan pembahasan pembentukan Panitia Hak Angket guna menyelidiki penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Ahok. Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik menjelaskan pihaknya bakal berkoordinasi dengan semua fraksi yang ada untuk merealisasikan rencana tersebut. “Senin besok (16/02/15-red), kami akan rapim (rapat pimpinan) dengan seluruh fraksi, apakah kami impeachment atau interpelasi,” kata Taufik kepada SuaraJakarta.co, Sabtu (14/02/15). [Baca: Melanggar Aturan, Ahok Bisa Diturunkan?]

Sampai dengan hari Jum’at, (20/02) sudah 75% anggota DPRD DKI menyetujui Hak Angket. Kondisi ini membuat Ahok menjadi panik dan ketakutan, infonya Ahok bahkan sempat mendatangi beberapa orang petinggi parpol untuk menahan laju Hak Angket dewan kepada dirinya. Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI, Bestari Barus tak membantah bila Ahok telah berkomunikasi dengan ketua umumnya, Surya Paloh. Namun, usaha Ahok terancam kandas. Sebab Surya Paloh menyerahkan proses hak angket ke DPW. “Ketua umum kami hanya menjawab itu urusan DPW dan Fraksi NasDem. Biarkan itu haknya,” ujarnya di Gedung DPRD, Kebon Sirih, (17/2/15). [Baca: Hak Angket DPRD DKI Menguat, Ahok Ketakutan?]

BACA JUGA  Rapat Pembahasan Paripurna HMP Dijadwalkan Pekan Depan

Kondisi ini juga memancing respon publik, salah satunya datang dari Direktur Jakarta Monitoring Network (JMN) Masnur Marzuki yang meminta DPRD DKI Jakarta untuk satu barisan memberhentikan Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ahok menurutnya sudah tidak lagi menghormati pranata hukum dan aturan yang berlaku, bahkan ia mendorong DPRD DKI Jakarta untuk menyelidiki pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang Gubernur Ahok khususnya terkait penyampaian APBD DKI ke Mendagri.

“DPRD harus segera putuskan hak Angket untuk dilanjutkan ke langkah impeachment atau pemakzulan. Ahok sudah keterlaluan dan tak beritikad baik mewujudkan prinsip negara hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik.” Tegas Masnur yang juga Dosen Hukum Tata Negara UII ini. [Baca: Lagi, APBD DKI 2015 Dikembalikan Kemendagri]

Dukungan terbentuknya Panitia Hak Angket yang mengarah ke pemakzulan Basuki “Ahok” Tjayaha Purnama makin menguat, dalam pantauan SuaraJakarta.co hingga Jum’at sore, (20/02) yang memberikan tandatangan dukungan sudah mencapai 97 anggota dari 106 total anggota DPRD DKI, padahal syarat Hak Angket cukup 15 anggota dewan dan 2 fraksi saja. Artinya sudah 95 persen anggota DPRD DKI menyetujui Hak Angket. Kepada SuaraJakarta.co Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik menyatakan bahwa Panitia Hak Angket akan segera terbentuk pada hari Senin, (23/02). [Baca: Panitia Hak Angket Terbentuk, Ahok Diujung Tanduk]

Gelombang penolakan terhadap Gubernur DKI Jakarta Ahok juga datang dari kelompok masyarakat yang datang ke area Car Free Day (CFD) Sudirman-Thamrin pagi ini. Minggu (22/02). Mereka memasang spanduk “Masyarakat Jakarta Cabut Mandat Gubernur DKI Jakarta” dan mengajak warga Jakarta di area CFD untuk menandatangani petisi penolakan yang mereka galang. Rencananya mereka akan melanjutkan tuntutan cabut mandat rakyat itu ke para wakil rakyat di Gedung DPRD DKI Jakarta besok, Senin (23/02).

BACA JUGA  Siti Zuhro: Abaikan DPRD DKI, Ahok Gak Bener...

Rangkaian penolakan terhadap Ahok sepertinya mulai meluas, berawal dari upaya Hak Angket yang didorong oleh anggota DPRD DKI Jakarta, kini gelombang penolakan itu juga disuarakan kelompok masyarakat Jakarta. Pertanyaanya adalah, sampai dimana ujung dari skandal ini?

Akankah Hak Angket ‘masuk angin’ dan hanya menjadi alat negosiasi elit? Atau sebaliknya, Hak Angket akan berujung pada muara pemakzulan Ahok? Semua tergantung warga Jakarta. [***]

Salam
Redaksi

Tagged , , ,

Related Posts

2 thoughts on “Arogan, Rugikan Rakyat Kecil dan Melanggar, Mandat Ahok Bakal Dicabut?

  1. muherman harun

    DEAR KAWAN-KAWAN PAK AHOK, Semua orang harus tahu. Kalau belum tahu: Pak Ahok tokoh Gubernur yang paling FORMIDABEL, FENOMENAL, FLAMBOYAN, FANTASTIK dan FUTURISTIK (5 F)!
    Pak Ahok ternyata berhasil memborong semua Piala Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2016 yang ada dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai provinsi terbaik di Indonesia! Pemprov DKI dinilai memiliki perencanaan terbaik, perencanaan paling Inovatif, perencanaan paling Progresif, serta pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) tertinggi tahun 2015. Empat penghargaan sekaligus ini membuat pak AHOK kaget sebab baru pertama kali diperoleh dalam sejarah.
    Tokoh agama paling terkemuka seperti Azyumardi Azra, Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), Din Syamsuddin, Ahmad Syafii Ma’arif (Buya), Nusron Wahid dll merupakan pendukung Pak AHOK,yang lengkapnya bernama BASUKI TJAHAYA PURNAMA atau BTP:
    B = Berani, Bersih dan Brilyan
    T = Transparan, Tegas dan Tuntas
    P = Profesional, Piawai dan Pahlawan (anti korupsi).

    Pak Ahok LOYAL teristimewa terhadap semua warga ibukota, lebih dari pada parpol sendiri (seperti Gerindra, PDIP). Juga loyal dan konsisten pada keyakinan dan agamanya.

    Beliau keras dan kasar teristimewa pada orang-orangnya yang malas, tak becus ngeyel terus, menghadapi penipu, pencuri uang rakyat (para koruptor), Akan tetapi lebih baik pemimpin yang kadang-kadang amat keras dan kasar, tapi anti-korupsi, ketimbang pemimpin yang selalu lemah-lembut dan sopan-santun, tapi suka korupsi.

    Korupsi musuh terbesar nomer satu bangsa Indonesia.”Hancurkanlah musuh kita, itu Inggeris dan Amerika!” lagu perjuangan kemerdekaan70 tahun lalu melawan tentara kolonialis gabungan. Sekarang disesuaikan sikon, diubah menjadi: “Hancurkanlah musuh kita, itu korupsi merajalela!” Janganlah kita pilih koruptor dari partai korup untuk memimpin DKI Jakarta.

    Pak AHOK mendapat penghargaan YAP THIAM HIEN dan GUS DUR awards karena berani, tegas dan konsisten memberantas korupsi. Ia bukan SUPERMAN, melainkan pengayom masyarakat ibukota

    Segenap jiwa raganya ia abdikan untuk menjadikan Jakarta MAJU, Jakarta BARU! Berjuang terus, Pak AHOK Menuju DKI I.! Anak-anak, Remaja, Pemuda dan Semua yang berkemauan baik mendambakan Pak AHOK menjadi suri teladan Pemimpin Panutan Bangsa Indonesia!

  2. zen muhtar

    Baru tahu kalau Pak Ahok super sekali, bagi sebagian orang yang pro ahok.
    Semoga hal baik yang sudah dicapai tidak membuat tinggi hati dan sombong karena apabila sesorang sudah mulai mengaggap dirinya bejasa akan suatu hal timbul kecawa apabila tidak sesuai dengan yang diharapkan.

    Ummu Salamah meceritakan bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam memperbanyak dalam do’anya:

    اللَّهُمَّ مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

    Ya Allah, yang membolak balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamamu
    Ia berkata; saya berkata;

    “Wahai Rasululah! Apakah hati itu berbolak balik?”
    beliau menjawab:

    نَعَمْ مَا مِنْ خَلْقِ اللَّهِ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ بَشَرٍ إِلَّا أَنَّ قَلْبَهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ

    “Ya, tidaklah ciptaan Allah dari manusia anak keturunan Adam kecuali hatinya berada di antara dua jari dari jari-jari Allah.
    فَإِنْ شَاءَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَقَامَهُ وَإِنْ شَاءَ اللَّهُ أَزَاغَهُ

    Bila Allah Azzawajalla berkehendak, Ia akan meluruskannya, dan jiwka Allah berkehendak, Ia akan menyesatkannya.

    Maka sering-seringlah untuk membaca doa ini, karena akan datang suatu masa dimana seseorang beriman dipagi hari lalu menjadi kafir disorenya, semoga kita terhindar dari malapetaka ini.

Leave a Reply