SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Tahapan Menyucikan Diri Jelang Ramadhan

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Setiap Muslim tentu merasa senang dalam menghadapi bulan suci Ramadhan. Kondisi ini sesuai dengan Hadits yang menyebutkan haram jasad seorang Muslim disentuh api neraka, manakala dia gembira dengan kedatangan Ramadhan.

Biasanya, beberapa minggu jelang Ramadhan, Muslim meramaikannya dengan menebarkan ucapan di spanduk. Selain itu, ritual tarhib Ramadhan juga banyak diselenggarakan di sejumlah masjid.

Berikut ini adalah tips singkat bagaimana seharusnya seorang Muslim menyambut kedatangan bulan yang paling ditunggu itu.

  1. Seorang Muslim senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberi umur untuk bertemu Ramadhan. Tentunya dalam doa, Muslim berharap fisik dan psikisnya sehat wal afiat untuk menjalankan ibadah di bulan tersebut.
  2. Setelah berdoa, tentunya hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Rasa syukur itu diungkapkan dengan memuji Allah SWT karena dipertemukan kembali dengan Ramadhan. Betapa banyak Muslim yang wafat beberapa hari sebelum datangnya bulan istimewa ini.
  3. Ungkapkan rasa gembira dengan kedatangan Ramadhan. Caranya adalah dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Rasulullah SAW memberi contoh kepada para sahabat bagaimana seharusnya sikap gembira itu diwujudkan. Dalam sebuah hadits diriwayatkan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu syurga dan menutup pintu-pintu neraka.” (Riwayat Ahmad).
  4. Meningkatkan ilmu agama dengan membaca banyak buku, merupakan salah satu cara menghadapi Ramadhan yang mulia. Ilmu agama yang semakin bertambah akan membuat seorang Muslim mampu memahami apa yang telah disyariatkan.
  5. Setiap Muslim tentu memiliki banyak dosa dan kebiasaan buruk. Nah, di bulan suci ini, tentu menjadi momentum yang baik untuk menghapus itu semua. Banyak berdzikir dan tilawah Al Quran adalah salah satu cara untuk meninggalkan kebiasaan jelek dan tentunya menghapus dosa-dosa masa lampau. (*)
BACA JUGA  Pemuda PUI: Ramadhan,Titik Balik Persatuan dan Kebangkitan Ummat Islam

Tagged , , ,

Related Posts

Leave a Reply

[yop_poll id="2"]