SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Mengenali Hepatitis-B, Ini Rekomendasi Dokter Untuk Mengatasinya

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Hepatitis-B adalah radang hati yang disebabkan oleh virus. Biasanya hepatitis-B cenderung menjadi kronis dan bahkan bisa berkembang menjadi kanker hati. Akan tetapi hal ini jangan menjadi pikiran. Semua penyakit insya Allah ada obatnya asalkan diusahakan dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh harap atas pertolongan Allah Sang Penyembuh.

Menurur dr. Sonny Yamani, Inilah catalog pengobatan hepatitis yang tepat:

1. Jaga agar kebutuhan gizi terpenuhi, biasanya penderita hepatitis merasa mual dan malas makan, hendaknya disikapi dengan makan lebih banyak karbohidrat dan protein serta mengurangi lemak.

Ingat makan seimbang yang terdiri dari :

A. Makanan pokok/nasi-sagu-singkong-jagung(60%).

B. Protein/daging-ikan-tempe-tahu(30%).

C. Lemak/minyak(10%).

D. Jangan lupakan makan sayur (bayam,kangkung,daun singkong,dll.) dan buah-buahan (pisang, nenas, apel, pepaya, semangka, tomat, wortel dll.), keduanya adalah merupakan sumber vitamin dan mineral.

Vitamin tidak bisa diproduksi oleh tubuh kita.

Mengingat penderita penyakit hepatitis biasanya disertai gejala kembung dan mual maka buah dan sayuran jangan di jus karena jus mengandung gas yang memperparah keluhan yang biasa dialami penderita hepatitis itu.

2. Hindari rokok, alkohol, minuman soda, cola, kopi, ketan, jerohan, sayur kol, durian, nangka, lobak, jengkol, pete.

Rokok mengandung beberapa bahan karsinogen yang akan memperparah kerusakan hati.

3. Perbanyaklah minum air, sekurangnya 30 cc/kg berat badan/hari, dalam cuaca sejuk. jika panas tambahkan 20%.

4. Aturlah waktu istirahat anda, jangan bekerja berlebihan sehingga memberi beban kepada liver anda. Sebaiknya anda tidur minimal 6,5 jam per hari, sholat tahajjud masih diperkenankan asalkan anda bisa mulai tidur lebih awal yaitu sekitar jam 9 malam . Insya Allah ini akan memperbaiki regulasi hormon tubuh dan membantu revitalisasi sel-sel hati yang rusak.

BACA JUGA  Manfaat Air Kelapa Hijau (Bagian 1) - Mengandung Isotonik Untuk Rehidrasi

5. Jangan minum sembarang jamu karena sebagian jamu justeru dilarang bagi penderita hepatitis karena metabolismenya di liver sehingga membebani kerja liver. Sebagian jamu lagi telah dicampur bahan kimia berbahaya yang apabila diminum badan akan terasa segar namun dalam penggunaan jangka panjang justru akan membahayakan liver. Jika anda akan minum jamu, belilah dari produsen jamu yang dikenal dan dapat dipercaya. Ini untuk menjaga agar jamu yang diminum memang benar-benar bermanfaat bagi penyakit liver yang anda alami .

Adapun Obat yang dianjurkan adalah :

A. Temulawak sebanyak 3 ibu jari, dikupas, diiris tipis-tipis lalu direbus dengan 300 cc air sampai volume air menjadi 150 cc, didinginkan lalu disaring.

B. Campurkan kedalam larutan temulawak itu 300 cc madu murni, diaduk rata, lalu simpan 1 malam, besoknya bisa digunakan, diminum 3 X sehari @ 1 sendok makan, diminum sebelum makan.

6. Diatas segalanya berdoalah memohon pertolongan kepada Allah untuk mengembalikan kesehatan kita, agar kita bisa beribadah lebih sempurna kepadaNya. Insya Allah kekuatan kita akan pulih, kesedihan akan dihapuskan, kesempitan akan dilonggarkan.

7. Pertanyaannya apakah penyakit ini menular ? jawabannya, memang penyakit ini menular lewat percikan ludah, lewat transfusi darah dan belakangan ditengarai juga menular lewat keringat, oleh karena itu sejak anda terkena hepatitis-B anda tidak boleh berdonor, anda juga harus menjaga wadah makan agar terjamin dicuci bersih, pastikan seisi rumah memiliki kekebalan terhadap hepatitis dan tingkatkan daya tahan seluruh anggota keluarga.

Apakah penyakit ini bisa sembuh ? tidak ada yang tidak mungkin jika Allah menghendaki, Dialah sang maha Penyembuh. (EDI)

Leave a Reply