Suara Jakarta

FPI: UUD 1945 dan Pilih Pemimpin Islam

01092012 Milad FPI Ke14  Monas Aljon Ali Sagara

SuaraJakarta.co, SILANG MONAS, JAKARTA PUSAT – Sejak pagi hari pukul 4.30 WIB, sekitar sepuluh ribu massa Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) Front Pembela Islam seluruh (FPI) seluruh Indonesia memadati Silang Monas, Jakarta, Sabtu (2/9).

Dalam rangka hari jadinya yang Ke-14 FPI mengusung tajuk Menuju NKRI Bersyariah, acara resmi dibuka oleh Ketua Umum FPI Muhammad Rizieq Shihab atau biasa disapa Habib Rizieq.

Dalam orasinya Habib Rizieq  didampingi oleh Sekretaris Jendral FPI Ahmad Sobri Lubis berucap lantang di hadapan sayap kepemudaan FPI Laskar Pembela Islam (LPI) untuk selalu siap mengajak kepada seluruh umat Islam agar memilih pemimpin Islam dan tidak ada sistim Demokrasi di Indonesia.

“Memilih pemimpin beragama Islam adalah harga mati,” tandas Habib Rizieq.

Senada dengan pernyataan tersebut, Anggota Dewan Syuro FPI Jafar Shiddiq menyatakan bahwa milad Front Pembela Islam kali ini adalah sebagai ungkapan rasa syukur bahwasanya Allah tetap memberikan keistiqomahan kepada FPI.

“Kita mengingatkan kepada seluruh bangsa Indonesia sesuai UUD 1945 kemerdekaannya berkat rahmat Allah yang Mahakuasa, semua ini bukan kebetulan. Oleh karena itu, marilah kembali kepada Syariat Allah.SWT,” tegas Jafar.

Hadir dalam milad susunan pengurus FPI tingkat nasional dari berbagai wilayah Sumatera, Sulawesi, Maluku, Kalimantan serta pengurus FPI Nusa Tenggara Barat. Tokoh lainnya Munarman SH, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) FPI DKI Jakarta Salim Al Attas, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath, dan Habib Idrus Jamalullail.***

Foto: Aljon Ali Sagara

Simak Foto Cerita “Rizieq Shihab: Milad FPI, NKRI Menuju Bersyariah”  (Oleh: Aljon Ali Sagara)

Comments

comments

Tagged , , , ,

Related Posts

5 thoughts on “FPI: UUD 1945 dan Pilih Pemimpin Islam

  1. bulan

    Seharusnya FPI lebih fokus bagaimana agar institusi dn para anggotanya bisa menampilkan perilaku Islam dalam kehidupan sehari2 dan keluar dari image negatif yg melekat erat pada lembaga tersebut sbg kelompok yang melazimkan kekeraasan dan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan. FPI tidak bisa pura2 tidak tahu dan tidak peduli atas hal tsb karena sadar atau tidak kiprahnya selama ini justru memperburuk citra Islam. Menodai sikap utama Islam yg menjadi rahmat bagi semesta alam. Wallohu a’lam

  2. Rio

    @bulan, anda terlalu termakan media yah? coba cari fakta offline nya, bicara dengan pihak2 terkait, baru kita bicara lagi disini..gimana?

  3. sutriyanta

    Anda coba tabayun agar tahu yg sebenarnya tidak asal ikut fitnah saudara kita, kasihan mereka yang ikhlas berjuang utk agama kita

  4. adolf Jaun

    Sosialisasi FPI untuk memilih pemimpin Islam bukan SARA….
    Pilihan FPI justru sangat sesuai Dengan Pancasila, UUD 1945 dan Undang Undang Pilpres dan Pemerintah Daerah….
    salah satu contohnya :
    salah satu syarat untuk menjadi Calon Gubernur/Wakil…..” harus bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa ”….
    Taqwa dalam Islam adalah umat Islam yang patuh dalam menjalankan ajaran Islam…
    jadi kenapa perlu diributkan..ketika FPI mensosialisasikan ”pilih pemimpin Islam”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>