Ciri-ciri Lowongan Kerja yang Mencurigakan, Nomor 6 Yang Sering Tidak Sadari - SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

SuaraJakarta.co | Media Ibukota Indonesia

Ciri-ciri Lowongan Kerja yang Mencurigakan, Nomor 6 Yang Sering Tidak Sadari

Foto: IST

SuaraJakarta.co, JAKARTA – Sebagai sarjana baru atau fresh graduate, semangat mencari kerja lebih penting ketimbang mencari jodoh. Betul kan?

Tapi jangan lengah, dalam mencari pekerjaan kamu harus selalu waspada. Apalagi kamu baru dalam dunia kerja. Soalnya, banyak penipuan yang menyebabkan kerugian.

Nih buat kamu, ada beberapa ciri lowongan pekerjaan yang dianggap mencurigakan. Kamu harus waspada. Terutama no 6 yang sering banyak orang lain tidak sadar. Simak yuk!

1. Perekrutan Berbayar

Mengharuskan kamu untuk membayar biaya dengan alasan apapun selama proses rekrutmen. Logikanya, kamu kan ingin mencari duit dalam bekerja, masa kamu harus bayar duluan. Aneh kan?

2. Meminta Data Pribadi tanpa Undangan Wawancara

Meminta detil data pribadi kamu seperti akun bank, nomor KTP dan alamat rumah tanpa adanya undangan wawancara.

3. Diterima Tanpa Proses Wawancara

Penawaran kerja tanpa adanya lamaran dari kamu dan tanpa proses wawancara.

4. Deskripsi Pekerjaan yang Tidak Jelas

Undangan wawancara yang tidak memberikan penjelasan mengenai posisi yang ditawarkan atau tawaran pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan deskripsi yang ditawarkan selama proses rekrutmen. Selain itu, penawaran kerja tidak berhubungan dengan keahlian kamu, juga patut dipertanyakan.

5. Gaji yang Terlalu Tinggi dan Tidak Wajar

Penawaran kerja yang terlalu baik dan menawarkan gaji tinggi yang tidak wajar. Kamu harus curiga. Bila perlu lakukan invetasi kecil-kecilan. Tanya-tanya pada teman kamu yang tahu. Sebagai antisipasi saja.

BACA JUGA  Rupiah Anjlok dan Dampaknya

6. Alamat Email dan Website Mencurigakan

  • Tidak adanya situs resmi atau media sosial perusahaan yang menjelaskan profil dan kegiatan perusahaan tersebut.
  • Alamat email perusahaan yang gratis dan tidak sesuai dengan alamat email yang ada di situs resmi perusahaan tersebut.
  • Korespondensi email yang tidak profesional dan tidak mencantumkan detil kontak perusahaan seperti nomor telepon dan alamat kantor.

Nah. Kalau kamu tidak mau dirugikan, kamu harus cerdas-cerdas dalam memilih pekerjaan. Karena penipuan sudah terjadi kepada banyak orang.

Good luck, semoga kamu dapat pekerjaan yang lebih baik. (JUN)

Leave a Reply